Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Syech Fadhil Minta Mahasiswa Aceh di Sudan Segera Dievakuasi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/04/2023
in Nanggroe
0
Dukung Aceh Jadi Satu-satunya Embarkasi Keberangkatan Haji Indonesia, Syech Fadhil: Ada Alasan Historis dan Efesiensi

Syech Fadhil dengan peci khasnya 'Alam Peudeung.' Foto Istimewa

SUDAN – Sejumlah mahasiswa asal Aceh yang sedang belajar di Sudan meminta untuk segera dievakuasi.

Harapan ini disampaikan para mahasiswa Aceh di Sudan kepada Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, yang juga mantan ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (Ikat) Aceh, melalui pesan singkat, Kamis 20 April 2023.

“Mereka minta segera dievakuasi,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil.

“Kalau bisa segera dipulangkan ke Indonesia,” ujar Syech Fadhil lagi.

Informasi tadi disampaikan oleh Ketua KMA Sudan, Teungku TM. Razik Hilli ke Syech Fadhil.

Selain konflik paramiliter dan militer yang tak kunjung selesai, persediaan makanan bagi mahasiswa Aceh yang diungsikan sementara juga kian menipis. Selain itu juga persediaan air juga terbatas dan listrik padam.

Sementara itu, menurut informasi dari ketua keputrian Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Sudan, para mahasiswi asal Aceh yang tinggal di asrama khususnya, semenjak terjadi nya perang dari Sabtu hingga saat ini diungsikan ke aula Muhtamarot Kampus.

Menurut informasi tadi, ini adalah kebijakan dari kampus, dikarenakan para tentara dan tembakan itu bermarkas atau bertempat di belakang kampus asrama putri.

“Untuk sementara kondisi di dalam aulanya dingin karena menggunakan AC dan kami pun sangat merasakan kedinginan di saat selimut tak sempat kami bawa dikarenakan hanya membawa satu tas ransel. Alhamdulillah dari pihak kampus, IMI, PPI juga membantu kita dalam persediaan makan dan lain-lain meski dalam jangkauan yang terbatas,” tulis salah seorang mahasiswa Aceh di Sudan ke WA pribadi Syech Fadhil.

“Dan untuk saat ini dikabarkan pada hari ke 4 terjadi nya perang, kami telah mengalami kekurangan penyediaan makanan dari pihak kampus, dan meyebabkan mahasiswi masih merasa lapar bahkan terkadang tidak mendapatkan porsi dari yang disediakan,” tulisnya lagi.

Terkait hal ini, Syech Fadhil mengaku telah menghubungi pihak KBRI di Sudan dan kementerian terkait guna segera mencari solusi agar persoalan yang dihadapi oleh para mahasiswa Aceh ini bisa segera teratasi.

“Perlu diketahui, kondisi di sana (Sudan-red) sedang perang. Ada uang pun, makanan susah didapatkan. Maka saya berkomunikasi dengan semua jejaring di timur tengah untuk mengatasi persoalan ini. Kemudian juga mencari solusi jangka panjang untuk mereka,” kata mantan ketua Ikatan Alumni Timur Tengah di Aceh ini lagi.

“KBRI dan kementerian harus bergerak cepat untuk melindungi mahasiswa Aceh di sana. Saya tanya sama ketua KMA Sudan, apakan minta di evakuasi, jawabannya ya,” kata Syech Fadhil.

Sebagai contoh, kata Syech Fadhil, Kementerian Pertahanan Jepang telah memulai persiapan untuk mengevakuasi warganya dari Sudan di tengah-tengah pertempuran yang mematikan, seorang juru bicara pemerintah mengatakan pada Rabu (19/4/2023).

Menteri luar negeri Jepang meminta menteri pertahanan untuk menggunakan pesawat Pasukan Bela Diri untuk evakuasi, kata Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno.

“Indonesia harus melakukan hal yang sama. Keselamatan WNI adalah prioritas utama,” ujar senator yang dikenal vocal berbicara di Senayan ini lagi.

Previous Post

Rafly Kande Bagikan Puluhan Ribu Paket Sembako untuk Anak Yatim Piatu

Next Post

Hilal Tidak Terlihat di Aceh Barat, 1 Syawal Ditetapkan 22 April 2023

Next Post
Hilal Tidak Terlihat di Aceh Barat, 1 Syawal Ditetapkan 22 April 2023

Hilal Tidak Terlihat di Aceh Barat, 1 Syawal Ditetapkan 22 April 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

Dukung Aceh Jadi Satu-satunya Embarkasi Keberangkatan Haji Indonesia, Syech Fadhil: Ada Alasan Historis dan Efesiensi

Syech Fadhil Minta Mahasiswa Aceh di Sudan Segera Dievakuasi

20/04/2023

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com