Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

RI Beberkan Alasan Menohok Tolak Normalisasi dengan Israel

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/04/2023
in Internasional
0

Jakarta – Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI Bagus Hendraning mengungkapkan alasan menohok menolak untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

Pasalnya, Bagus menilai Israel selalu ingkar janji untuk menyelesaikan konflik dengan Palestina.

Bagus mengatakan wacana yang dikembangkan oleh pemerintahan Israel adalah sangat tidak bersahabat. Ia menyebut Tel Aviv bertindak non-kompromis, mendorong pemukiman ilegal di tanah Palestina, mengganggu tempat ibadah, melakukan rasialisme apartheid, serta diskriminasi.

“Kalau mereka mau berubah itu baik sekali. Tapi saya pribadi agak pesimistis, apakah itu bisa dilakukan? Karena pengalaman yang ada selalu adanya yang mengingkari janji. Tidak pernah menepati janjinya, bahkan yang paling dekat ketika perjanjian Sharm Al Sheikh, pertemuan di Mesir kemarin, baru saja,” katanya dalam wawancara eksklusif dengan CNNIndonesia.com.

“Mereka salah satunya ingin menciptakan suasana kondusif tidak ada aksi kekerasan. Belum berbilang minggu, sudah terjadi kekerasan,” lanjutnya.

Bagus juga tidak yakin apakah Israel akan menerima solusi dua negara atau two state solution. Menurutnya, Israel tidak serius dengan cita-cita solusi itu.

Two state solution adalah cara penyelesaian konflik Israel Palestina yang disepakati komunitas internasional melalui resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) No.194. Resolusi itu diadopsi pada 11 Desember 1948.

Solusi dua negara menjadikan Israel dan Palestina bisa berdiri sebagai dua negara berdaulat yang hidup berdampingan secara damai.

Lebih lanjut, Bagus menyebut tidak pernah mendengar Indonesia berkeinginan menjadi mediator Israel dan Palestina. Ia mengatakan Indonesia akan terus mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali kawasannya dan mendapatkan kemerdekaanya dengan ibu kota Yerusalem Timur.

Ia menambahkan Indonesia menghormati berbagai upaya lembaga lembaga regional, internasional, individu atau negara tertentu untuk melakukan pendekatan pembicaraan dengan masing-masing pihak yang terlibat.

“Saya kira kita bukan tidak konkret ya, kita ini memberikan sesuai dengan kemampuan kita tentunya,” katanya.

Selain di level politik, Indonesia juga disebut memberikan dukungan kepada Palestina di level yang lain, termasuk kebudayaan, dan kesehatan. Dukungan itu dianggap sebagai upaya mempersiapkan Palestina bisa mengelola negaranya ketika nantinya merdeka.

“Tentu saja Indonesia siap sedia untuk memberikan bantuan sepanjang kemampuan kita memungkinkan,” kata Bagus.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Jadi Ayah bagi 600 Anak, Pria Belanda Diminta Berhenti Donor Sperma

Next Post

ASDP Sebut 496.098 Pemudik Asal Sumatera Belum Kembali ke Jawa

Next Post
Pemudik Ngamuk Usai Diserobot Kendaraan Pakai Pengawal di Bakauheni

ASDP Sebut 496.098 Pemudik Asal Sumatera Belum Kembali ke Jawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

18/04/2026
Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

18/04/2026
Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

18/04/2026
Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

18/04/2026
PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

18/04/2026

Terpopuler

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

17/04/2026

RI Beberkan Alasan Menohok Tolak Normalisasi dengan Israel

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com