Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Sudan Gencatan Senjata Tujuh Hari Mulai 4 Mei

Atjeh Watch by Atjeh Watch
03/05/2023
in Internasional
0
MUI Desak OKI-PBB Segera Hentikan Perang Saudara di Sudan

Potensi perang berlarut, OKI dan PBB didesak hentikan Perang Sudan. Foto: CNN Indonesia TV

Jakarta – Panglima Militer Sudan Abdel Fattah al-Burhan dan Mohamed Hamdan Daglo, pemimpin paramiliter Rapid Support Forces (RFS) sepakat gencatan senjata selama tujuh hari mulai 4 Mei.

Gencatan senjata ini disepakati saat keduanya berbicara lewat sambungan telepon dengan Presiden Sudan Selatan Salva Kiir, Selasa (2/1).

Abdel Fattah al-Burhan dan Mohamed Hamdan Daglo “pada prinsipnya telah menyetujui gencatan senjata tujuh hari dari 4 hingga 11 Mei,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Ratusan orang telah tewas dan ribuan lainnya terluka dalam pertempuran ini. Perang saudara memicu eksodus ribuan orang Sudan ke negara-negara tetangga.

Kedua belah pihak juga sepakat “untuk menunjuk perwakilan mereka untuk pembicaraan damai yang akan diadakan di tempat mana pun yang mereka pilih,” kata pernyataan dari Juba.

Kiir berbicara kepada Burhan dan Daglo sebagai bagian dari inisiatif blok regional Afrika Timur IGAD (Inter-Governmental Authority on Development), yang telah mendorong diakhirinya pertempuran.

Gencatan senjata sebelumnya juga telah disepakati oleh mereka yang bertikai selama 72 jam sejak Minggu (30/4).

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memprediksi 800 ribu orang lebih mengungsi ke negara-negara tetangga imbas perang di Sudan.

Badan pengungsi PBB UNHCR mengatakan sedang membuat perencanaan jika ratusan ribu orang melarikan diri dari kekerasan yang meletus sejak 15 April lalu.

Kekacauan dan pertumpahan darah, yang kini memasuki minggu ketiga, telah memicu eksodus massal ke negara-negara tetangga termasuk Mesir, Chad, dan Republik Afrika Tengah.

Pertempuran itu juga memicu orang asing dan staf internasional meninggalkan negara tersebut melalui jalur darat, laut, dan udara.

Secara keseluruhan, Kementerian Luar Negeri sudah mengevakuasi 949 WNI dari Sudan. Dari total WNI itu, 930 di antaranya dievakuasi via Jeddah, 13 orang via Mesir, dan 6 lainnya via Uni Emirat Arab.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kontrol Diperketat, Puluhan Warga Asing Dilarang Keluar dari China

Next Post

Prabowo Tampak ‘Mesra’ dengan Mardiono Usai Bertemu Jokowi

Next Post
Prabowo Tampak ‘Mesra’ dengan Mardiono Usai Bertemu Jokowi

Prabowo Tampak 'Mesra' dengan Mardiono Usai Bertemu Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com