Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Khazanah

Muslim di Aceh Diminta Jaga Amal Usai Ramadhan

Admin1 by Admin1
05/05/2023
in Khazanah
0
Muslim di Aceh Diminta Jaga Amal Usai Ramadhan

Aceh Besar — Dosen Fiqh Siyasah pada Fakultas Syari’ah UIN Ar-Raniry Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA mengatakan, muslim atau muslimah yang menjalankan puasa dan menghidupkan puasa Ramadhan sesuai dengan ketentuang syariah diampunkan segala dosa masa lalunya, apalagi kalau sempat beribadah di malam qadar yang nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan.

Hal itu disampaikan Tgk Hasanuddin dalam khutbah Jumat di Masjid Babul Maghfirah, Tanjung Selamat, Kecamatan Darussalam, 5 Mei 2023 bertepatan dengan 14 Syawal 1444 H.

 “Barangkali untuk memeroleh ampunan melalui bulan Ramadhan itu mudah bagi orang-orang yang taat, bertaqwa, dan beramal saleh, namun belum tentu mudah menjaga dan memelihara ampunan yang diperoleh dalam Ramadhan tersebut,” ujarnya.

Untuk itulah, tambah Tgk Hasanuddin,  setiap muslim memerlukan kerja keras melebihi kerasnya usaha mendapatkan ampunan di bulan Ramadhan. Karena, untuk mendapat sesuatu prestasi itu mudah, tapi mempertahankan prestasi tersebut agar tetap dimiliki sungguh sangat payah. Disitulah seorang muslim perlu menjaga ampunan Allah yang telah dimiliki melalui Ramadhan tidak terkotori lagi, sehingga ketemu Ramadhan tahun depan.

Dalam hal ini, Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 151 memberi solusi cara menjaga ampunan yang telah dimiliki dalam bulan Ramadhan. Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu  janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar”. Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).

Ketua Majlis Syura Dewan Dakwah Aceh itu menguraikan, bahwa langkah pertama yang ditawarkan ayat ini adalah, jangan menyekutukan Allah dalam kehidupan ini, baik secara lisan maupun perbuatan, sebaliknya seorang yang telah mendapatkan ampunan harus terus menerus menghambakan diri dan mengabdi kepada Allah yang Maha Kuasa.

Langkah kedua, berbuat baik kepada kedua orangtua, sehingga orang tua merasa senang dan bahagia dengan anaknya baik yang tinggal bersamanya maupun yang berjauhan dengannya. Langkah ketiga adalah  larangan membunuh anak dalam bentuk dan versi apapun karena takut tidak mampu memberi makan kepadanya, Allah Maha Kaya, hamba Allah yang beriman dan bertaqwa harus banyak keturunan agar mereka menjadi penyembah Allah sejati. Allah mampu memberikan rezeki kepada semua hamba dan makhluk yang diciptakanNya.

Langkah selanjutnya, menurut Tgk Hasanuddin, yaitu jangan mendekati dan melakukan perbuatan keji, maksiat dan kezaliman setelah ampun dosa-dosa masa lalu melalui ibadah dalam bulan Ramadhan. Dan, yang terakhir, jangan membunuh nyawa yang diharamkan Allah melainkan dengan sesuatu sebab yang dibenarkan syariah.

“Kalau kandungan surah Al-An’am 151 tersebut diamalkan dan diaplikasikan dalam kehidupan setelah Ramadhan, muslim dan muslimah akan terjaga dan terpelihara ampunan yang ada dan terus terampuni sampai berjumpa Ramadhan selanjutnya,” pungkasnya.

Previous Post

Pemerintah Pusat Diminta Serius Soal Pembangunan Venue PON

Next Post

Ketua PGRI Galus Apresiasi Kehadiran Pj Bupati pada Pameran Lokarkarya Guru Penggerak

Next Post
Ketua PGRI Galus Apresiasi Kehadiran Pj Bupati pada Pameran Lokarkarya Guru Penggerak

Ketua PGRI Galus Apresiasi Kehadiran Pj Bupati pada Pameran Lokarkarya Guru Penggerak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026
Pertamina Imbau Pengguna Biosolar di Aceh Beli Sesuai Kebutuhan

Krak, Pertamina Bakal Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

06/08/2026
Launching dan Bedah Buku Penyuluh Agama, Kakanwil Azhari: Rawat Kerukunan

Launching dan Bedah Buku Penyuluh Agama, Kakanwil Azhari: Rawat Kerukunan

06/08/2026
Aceh Harus Menjadi Penerima Manfaat Utama Blok Andaman

Perusahaan Arab Segera Umumkan Kepastian Investasi Proyek Migas Aceh

06/08/2026
LSM KOMPAK Dukung Langkah Bupati Abdya: Perusahaan yang Tidak Patuh Harus Ditindak Tegas, Jangan Ada Lagi Impunitas

LSM KOMPAK Dukung Langkah Bupati Abdya: Perusahaan yang Tidak Patuh Harus Ditindak Tegas, Jangan Ada Lagi Impunitas

06/08/2026

Terpopuler

Muslim di Aceh Diminta Jaga Amal Usai Ramadhan

Muslim di Aceh Diminta Jaga Amal Usai Ramadhan

05/05/2023

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com