Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Banjir Melanda 2 Kabupaten di Provinsi Aceh, 6.789 Jiwa Terdampak

Atjeh Watch by Atjeh Watch
10/05/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Delapan Desa di Aceh Jaya Terendam Banjir

Kondisi banjir di pemukiman warga di Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (6/5/2023) (ANTARA/HO)

SINGKIL – Banjir melanda Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil. Banjir di Kabupaten Aceh Selatan terjadi pada Sabtu, 6 Mei 2023, pukul 15.16 WIB.

Curah hujan yang tinggi, memicu luapan Sungai Kluet dan tersumbatnya saluran drainase. Sementara itu, hujan deras serta adanya air kiriman menyebabkan terjadinya banjir di Kabupaten Aceh Singkil pada Minggu, 7 Mei 2023, pada pukul 05:00 WIB.

Terdapat tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Meukek, Labuhanhaji Timur, Kluet Tengah, Kluet Timur, Kluet Utara, Luet Selatan, dan Bakongan.

“Banjir ini berdampak pada 6.789 jiwa dan sebanyak 2.002 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian muka air bervariasi mulai dari 50 hingga 100 sentimeter (cm),” Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa, 9 Mei 2023.

Sementara itu, kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil, yaitu Kecamatan Simpang Kanan dan Gunung Meriah. Banjir ini berdampak pada 1.107 jiwa dan 488 unit rumah, dengan ketinggian muka air di angka 60 hingga 150 cm.

“Jalan nasional Singkil-Subulussalam dan jalan antar desa di Desa Cingkam juga ikut terendam banjir,” ujar Abdul.

BPBD Kabupaten Aceh Selatan melakukan beberapa upaya seperti pemantauan kondisi terkini di lapangan, menyebarkan informasi peringatan dan potensi risiko, berkoordinasi dengan aparat setempat dalam melakukan pendataan, serta melakukan pembukaan Muara Sungai Kluet yang tertutup oleh material pasir pantai.

“Upaya lain yang direncanakan untuk mempercepat aliran debit air adalah dengan melakukan pengerukan darurat saluran drainase yang tersumbat,” ucap dia.

Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Aceh Singkil, yaitu dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi banjir guna melakukan koordinasi banjir dan melakukan pendataan pada kecamatan yang terdampak.

Dapur umum juga telah didirikan di beberapa lokasi terdampak banjir di Kabupaten Aceh Selatan, seperti di Gampong Kota Fajar, Gampong Ujung Kluet, Gampong Keude Padang. Selain itu, banjir di beberapa lokasi, seperti Gampong Drien Jalo, Kecamatan Meukek, dan Gampong Keumumu Hilir, Kecamatan Labuhanhaji, mulai berangsur surut.

Berbeda dengan Kabupaten Aceh Selatan, kondisi terakhir yang dilaporkan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, di Kecamatan Simpang Kanan dan Gunung Meriah, air masih menggenangi dua kecamatan tersebut. Adapun akses jalan antar desa di Desa Cingkam belum dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun kendaraan roda 4.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca pada hari ini hingga esok secara umum di wilayah sekitar Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil terpantau berawan hingga cerah.

Meskipun demikian, BNPB menghimbau pemerintah daerah setempat dan masyarakat agar melakukan kesiapsiagaan serta pencegahan dini. Masyarakat bisa memantau prakiraan cuaca serta tingginya genangan air yang ada di sekitar tempat tinggal, serta masyarakat dihimbau untuk waspada ancaman bencana hidrometeorologi.

“Selalu siap siaga jika sewaktu-waktu banjir kembali melanda,” ucap dia.

Sumber: medcom.id

Previous Post

Ohku, Pria Paruh Baya di Aceh Jaya Diduga Perkosa 5 Anak Tetangga

Next Post

BMKG: Banda Aceh Cerah Hari Ini

Next Post

BMKG: Banda Aceh Cerah Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Delapan Desa di Aceh Jaya Terendam Banjir

Banjir Melanda 2 Kabupaten di Provinsi Aceh, 6.789 Jiwa Terdampak

10/05/2023

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com