BLANGPIDIE — Minat masyarakat Aceh Barat Daya untuk melihat pertunjukkan seni budaya seperti Rapa’i Geleng dan seni budaya Aceh masih sanggar tinggi.
Hal tersebut terlihat saat pertunjukan Rapa’i Geleng antara Group Laskar Muda Gampong Pante Pirak Maggeng kalobarasi dengan Group Rapa’i Putra Naga dari Gampong Sawang Mutiara Aceh Selatan, pada pesta repsepsi perkahwinan Siti Hajar & Alja Zuli di Gampong Lhung Tarok Kecamatan Blangpidie, Senin malam (22/05/2023).
Untuk diketahui, Rapa’i Geleng adalah sebuah tarian etnis Aceh yang berasal dari Manggeng, Aceh Barat Daya. Rapa’i Geleng dikembangkan oleh seorang anonim di Aceh Barat Daya.
Permainan Rapa’i Geleng juga disertakan gerakan tarian yang melambangkan sikap keseragaman dalam hal kerjasama, kebersamaan, dan penuh kekompakan dalam lingkungan masyarakat. Tarian ini mengekspresikan dinamisasi masyarakat dalam syair yang dinyanyikan, kostum dan gerak dasar dari unsur Tari Rateb Meuseukat.
Tarian ini ditampilkan oleh laki-laki. Biasanya yang memainkan tarian ini ada 12 orang pemuda yang sudah terlatih. Syair yang dibawakan adalah sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana hidup bermasyarakat, beragama dan solidaritas yang dijunjung tinggi. Kostum yang dipakai berwarna hitam kuning berpadu manik-manik merah. (Rusman)











