BLANGPIDIE – Penjabat Bupati Aceh Barat Daya, H. Darmansah, S. Pd MM, bersama unsur Forkopimkab dan masyarakat setempat melaksanakan gotong royong dan tarek pukat di pantai Gampong Alue Dama Kecamatan Setia, Sabtu (03/06/2023).
Amatan awak media ini, gotong royong dan tarek pukat bersama tersebut disambut gembira oleh nelayan setempat, bagaimana tidak, nelayan yang menggantungkan ekonomi pada penghasilan pukat darat atau pada jaring ikan tradisional itu sangat terbantu dengan adanya gotongroyong pembersihan laut sepanjang 50 mil dari bibir pantai.
“Terimakasih pak bupati dan rombongan atas program ini. saya selaku dan juga mewakili nelayan sangat merasakan manfaat dari giat gotong royong ini. Bagaimana tidak, laut kita ikut bersih dari kayu besar dan sampah menumpuk, yang menjadi kendala kita saat tarek pukat atau nyaring ikan,” ungkap Wen Main, salah seorang nelayan setempat.
Ia menyampaikan ucapan terima kepada Bupati dan rombongan yang telah membantu dan menyumbangkan waktu dan tenaga untuk memindahkakan kayu dari perairan ke daratan yang telah puluhan tahun mengendap di lautan lepas.
“Kayu-kayu di sini ada yang sudah lama terkanting-kantung. Ada lebih kurang 50 tahun lamanya tidak pindah-pindah. Terimakasih kepada bapak bupati beserta jajarannya yang telah memberikan perhatian dan waktunya untuk membantu mempermudah kami dalam mencari nafkah,” kata Wen Main.
Penjabat Bupati Aceh Barat Daya, H. Darmansah, S. Pd MM mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan hanya karena semangat kekeluargaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur yakin gotong royong.
“Semoga dengan semangat gotong royong ini kita tingkatkan rasa pentingnya menjaga lingkungan. Apalagi laut merupakan salah satu kekayaannya alam yang kita miliki saat ini,” ucap H. Darmansah.
Sekretaris MAA Provinsi Aceh itu juga berharap kepada lembaga adat terkait, untuk dapat membimbing para nelayan agar selalu taat pada aturan atau Qanun wilayah tutorial kelautan.
“Ini juga merupakan tanggungjawab para pemangku adat, seperti Imuem Mukim dan Panglima Laot untuk selalu membimbing para masyarakat dan nelayan agar selalu merawat laut dari segala ancaman kerusakan habitatnya. Ini penting, mengingat laut adalah sumber terbesar pendapatan masyarakat yang harus terus menerus dijaga,” imbuhnya.
Informasi yang dihimpun awak media ini, gotong royong dan tarek pukat tersebut akan terus dilaksanakan oleh pemerintah setempat. Besok rencananya akan dilanjutkan ditempat yang sama, Gampong Alue Dama, Kuta Murni, Ujong Tanoh hingga ke Padang Kawa Kecamatan Tangan-tangan. (Rusman)











