Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Kota Subulussalam Inisiasi Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan Melalui Rencana Aksi Daerah

Atjeh Watch by Atjeh Watch
05/06/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Kota Subulussalam Inisiasi Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan Melalui Rencana Aksi Daerah

SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (Distanbunkan) menyiapkan penyusunan dan penerapan dokumen Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB).

Program tersebut didukung oleh mitra pembangunan Earthworm Foundation (EF) dan Wildlife Conservation Society (WCS) serta keterlibatan Pusat Riset Sawit dan Kelapa Universitas Syiah Kuala (PRSK USK).

Setelah melakukan kick off meeting pada bulan Mei yang lalu, Distanbunkan Kota Subulussalam menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan dan penerapan RAD KSB yang bertempat di Aula Kantor Bappeda Kota Subulussalam, Senin, 5 Juni 2023.

FGD dihadiri oleh seluruh anggota Kelompok Kerja yang sudah terbentuk dengan melibatkan seluruh instansi pemerintah daerah terkait, APKASINDO, GAPKI, FORTASBI, dan NGO/mitra pembangunan lainnya.

“Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan tata kelola pembangunan kelapa sawit berkelanjutan melalui koordinasi, sinergisitas dan komunikasi lembaga pemerintah daerah dengan para pihak terkait” ungkap Kadistanbunkan, Rosihan Indra, SP., MSi dalam sambutannya selaku Sekretaris Tim Penyusunan RAD KSB Kota Subulussalam.

Kadistanbunkan juga menyampaikan urgensi dukungan semua pihak terkait untuk menyukseskan kegiatan penyusunan RAD KSB ini. “Sulit bagi pemerintah daerah mewujudkannya ini sendiri, oleh karena itu, komitment semua pihak sangat diharapkan,” tambahnya.

Menurut Perwakilan Earthworm Foundation, Kasraji, pertemuan ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi data dan informasi isu-isu strategis, termasuk program prioritas dalam merumuskan rencana aksinya.

Perwakilan WCS, Tisna Nando, dalam sambutannya juga menegaskan WCS sangat mendukung dan akan berkontribusi langsung sebagai perwujudan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola kelapa sawit berkelanjutan ini.

Kegiatan FGD dikemas dalam bentuk pemaparan materi terkait urgensi RAD KSB dan proses penyusunannya yang disampaikan dan difasilitasi oleh Tenaga Ahli dari Pusat Riset Sawit dan Kelapa USK, Dr. Asri Gani, Kepala PRSK USK sekaligus TA Pembangunan Berkelanjutan; Dr. Irfan Zikri, TA Sosial Ekonomi, Ketenagakerjaan dan Konflik; Dr. Saiful, TA Lingkungan dan Keberlanjutan, dan Dr. Muhammad Rusdi, TA GIS dan Pemetaan.

Dr. Asri Gani mengungkapkan, RAD ini berfungsi sebagai pedoman bagi pemangku kepentingan dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, sekaligus juga instrumen penting untuk pengawasan dan evaluasi kegiatan-kegiatan kelapa sawit berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, ia menguraikan tiga prinsip dasar penyusunan dokumen ini yaitu integrasi, singkronisasi, dan partisipasi.

Pada sesi kedua, Dr. Irfan Zikri memfasilitasi inventarisasi data dan informasi terkait isu-isu penting dan program terkait yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan daerah dengan mengakomodir 5 (lima) komponen, yaitu Penguatan Data, Penguatan Koordinasi, dan Infrastruktur; Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Pekebun; Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan; Tata Kelola Perkebunan dan Penanganan Sengketa; dan Dukungan Percepatan Pelaksanaan Sertifikasi ISPO dan Peningkatan Akses Pasar Produk Kelapa Sawit.

Beberapa isu penting muncul dalam diskusi, seperti ketersediaan dan kemutakhiran data sektoral dan geospasial; isu GAP terkait benih bersertifikat, pupuk, dan perawatan tanaman yang berimplikasi pada rendahnya produktivitas; penguatan kelembagaan pekebun dan kemitraan ekonomi; perlindungan kawasan ekosistem esensial; kesejahteraan dan ketenagakerjaan; perencanaan dan tindak lanjut sertifikasi ISPO; dan lain sebagainya.

“Hasil diskusi ini akan menjadi pijakan dalam merumuskan kegiatan dan luaran yang diinginkan,”ujar Dr. Asri Gani merangkum hasil pemaparan.

Menutup rangkaian FGD, Sekretaris Bappeda l, Ridlo Sahri, S.Sos, mengungkapkan apresiasinya terhadap semua pihak yang hadir dan terlibat.

Ia mengharapkan dokumen ini bisa segera disusun dan ditetapkan dalam waktu dekat, dan bisa menjadi yang pertama dan pionir di Aceh yang memiliki dokumen RAD KSB.

Previous Post

Asprov PSSI Sematkan Pin ke Safaruddin Sebagai Tokoh Peduli Sepak Bola Aceh

Next Post

Sekdako Amiruddin Pimpin Apel Gabungan Juni

Next Post
Sekdako Amiruddin Pimpin Apel Gabungan Juni

Sekdako Amiruddin Pimpin Apel Gabungan Juni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

16/08/2026
Dorong Kampus Inklusif, Forum Bangun Aceh dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Disabilitas

Dorong Kampus Inklusif, Forum Bangun Aceh dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Disabilitas

16/08/2026
Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KPM UIN SUNA Sosialisasikan Ekoteologi

Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KPM UIN SUNA Sosialisasikan Ekoteologi

16/08/2026
Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

16/08/2026
Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Terpopuler

Kota Subulussalam Inisiasi Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan Melalui Rencana Aksi Daerah

Kota Subulussalam Inisiasi Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan Melalui Rencana Aksi Daerah

05/06/2023

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com