Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

DKP Pastikan Nelayan Aceh Tertangkap di Thailand dalam Pantauan KJRI

Admin1 by Admin1
01/09/2023
in Nanggroe
0
KKP Tangkap Dua Kapal Operasikan Alat Tangkap Trawl di Perairan Aceh

Nelayan. ©2012 Merdeka.com

Banda Aceh – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh memastikan bahwa 29 nelayan Aceh yang tertangkap otoritas Thailand karena melewati batas wilayah, berada dalam pemantauan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Songkhla.

“Berdasarkan surat yang kita terima dari KJRI Songkhla, disampaikan bahwa mereka memantau nelayan Aceh di sana,” kata Kepala DKP Aceh Aliman di Banda Aceh, Kamis.

Sebelumnya, dua kapal pukat ikan dengan 29 orang nelayan asal Aceh tertangkap angkatan laut atau petugas penjaga pantai di Thailand karena diduga telah memasuki batas teritorial laut negara tersebut, Sabtu (26/8).

Para nelayan tersebut berasal dari wilayah Aceh Timur, mereka berangkat melaut pada Rabu (23/8) menggunakan KM Cahaya Putra dan KM Salsabila.

Aliman mengatakan, berdasarkan surat KJRI Songkhla Nomor B-00209/SONGKHLA/230829 yang diterimanya, disampaikan bahwa mereka telah mengunjungi nelayan Aceh sejak hari pertama ditangkap.

Sehingga, dapat dipastikan para ABK Aceh dalam keadaan sehat dan mendapat perlakuan yang layak dari otoritas Thailand.

“KJRI juga melakukan pendataan, dokumentasi hingga menyediakan penerjemah selama persidangan berlangsung,” ujarnya.

Di mana, Hakim Pengadilan Provinsi Phuket telah menjatuhkan putusan bersalah kepada 29 nelayan Aceh tersebut. Mereka didenda mulai 3.000 hingga 5.000 bath per ABK.

Kemudian, kata Aliman, sejauh ini pihak KJRI masih terus memantau perkembangan kasus melalui koordinasi dengan pejabat kepolisian Chalong sebagai penanggung jawab kasus.

KJRI Songkhla juga sudah berupaya menghubungi keluarga untuk menyampaikan kondisi baik ABK, serta pemilik kapal untuk dapat menebus para ABK dan kapal.

“Ini merupakan kasus nelayan pertama di KJRI Songkhla selama 2023. Selama penanganan kasus, KJRI Songkhla juga tidak henti memberikan bantuan logistik kepada nelayan Aceh itu,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Aliman mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui KJRI Songkhla karena telah membantu.

“Kami Pemerintah Aceh berterima kasih atas atensi dari KJRI Songkhla yang telah membantu nelayan Aceh di sana. Kami harapkan advokasi terus dilakukan sampai mereka bebas dan kembali ke Tanah Air,” demikian Aliman.

Sumber: antara

Previous Post

ASDP Tingkatkan Layanan Penyeberangan Banda Aceh-Sabang

Next Post

Panglima TNI hingga Prabowo Buka Suara soal Kasus Pemuda Aceh Tewas

Next Post
Panglima TNI hingga Prabowo Buka Suara soal Kasus Pemuda Aceh Tewas

Panglima TNI hingga Prabowo Buka Suara soal Kasus Pemuda Aceh Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

KKP Tangkap Dua Kapal Operasikan Alat Tangkap Trawl di Perairan Aceh

DKP Pastikan Nelayan Aceh Tertangkap di Thailand dalam Pantauan KJRI

01/09/2023

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com