Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Dinkes: 77 Bayi dan Balita di Aceh Barat Terserang Penyakit Campak

Atjeh Watch by Atjeh Watch
03/09/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Aceh Catat 1.100 Kasus Campak Anak di 2022

Angka kasus campak anak di Aceh cukup meningkat tahun ini. Foto: Republika/Musiron

MEULABOH-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mencatat sebanyak 77 orang bayi dan balita di daerah itu dilaporkan terserang penyakit campak. Data ini tercatat sepanjang Januari hingga September 2023.

“Penyebab terjangkitnya penyakit campak ini karena banyaknya bayi yang tidak dilakukan imunisasi sejak lahir, yaitu nol sampai 11 bulan,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Azwar Liza, Sabtu (2/9/2023) malam di Meulaboh.

Ia menjelaskan pada 2022, kasus campak di Kabupaten Aceh Barat mencapai 269 kasus. Umumnya, kata dia, bayi atau balita yang terserang penyakit campak, cenderung mengalami penyakit demam dan adanya ruam di bagian tubuh atau di bagian wajah.

Disebutkannya bahwa kebanyakan bayi atau balita yang terkena penyakit campak harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Menurut dia sebagian besar bayi atau balita yang terserang penyakit campak umumnya tidak pernah mendapatkan vaksinasi secara lengkap sejak lahir. Atau di rentang waktu 0-11 bulan yang merupakan usia emas (golden age) bagi bayi untuk mendapatkan imunitas melalui vaksinasi.

“Akibat tidak mendapatkan vaksinasi, maka umumnya bayi atau balita cenderung berpotensi terjangkit penyakit campak,” katanya.

Ia menambahkan kelompok masyarakat yang paling berbahaya terkena penyakit campak yaitu bagi ibu hamil, karena akan berdampak terhadap kandungannya karena akan menyebabkan bayi yang lahir tidak akan terbentuk sempurna.

“Bagi ibu hamil yang terkena penyakit campak, maka bayi yang lahir akan cenderung lahir dengan kondisi cacat atau tidak sempurna. Bisa saja tidak ada tempurung kepala misalnya, atau cacat fisik lainnya,” katanya.

Selain itu, kata dia, kelompok berisiko lainnya yaitu bagi tenaga kesehatan yang sedang hamil yang menangani bayi lainnya yang tidak mendapatkan imunisasi atau sudah terkena penyakit campak, sehingga penularannya sangat cepat.

Untuk itu, Dinkes Kabupaten Aceh Barat mengimbau kepada masyarakat agar segera melakukan vaksinasi kepada bayi dan balita, sehingga diharapkan imunitas bayi dan balita semakin kuat dari serangan virus berbahaya. Ia menyatakan campak merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus.

Penularan penyakit tersebut umumnya terjadi melalui percikan air liur yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi saat ia bersin dan batuk. Siapa pun yang menghirup percikan liur tersebut akan tertular penyakit yang yang dapat mudah menular tersebut, demikian Azwar Liza.

Sumber: republika

Previous Post

Dewan Apresiasi Komitmen Pemko Banda Aceh Selesaikan Utang

Next Post

Imigrasi Sabang Layani Pembuatan Paspor Jemput Bola Warga Pulo Aceh

Next Post
Imigrasi Sabang Layani Pembuatan Paspor Jemput Bola Warga Pulo Aceh

Imigrasi Sabang Layani Pembuatan Paspor Jemput Bola Warga Pulo Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

BPBD Siagakan Personel Hadapi Banjir Luapan di Aceh Barat

15/06/2026
Peneliti USK Gandeng Prof. Edward Aspinall Teliti Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Peneliti USK Gandeng Prof. Edward Aspinall Teliti Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

15/06/2026
Pendaftar Naik, Al Zahrah Bireuen Seleksi 113 Calon Santri Baru 2026/2027

Pendaftar Naik, Al Zahrah Bireuen Seleksi 113 Calon Santri Baru 2026/2027

15/06/2026
BPJN Pacu Pelebaran Ruas Jalan Calang-Nagan Raya

BPJN Pacu Pelebaran Ruas Jalan Calang-Nagan Raya

15/06/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Abdya

15/06/2026

Terpopuler

Aceh Catat 1.100 Kasus Campak Anak di 2022

Dinkes: 77 Bayi dan Balita di Aceh Barat Terserang Penyakit Campak

03/09/2023

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com