Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Panglima TNI Minta Maaf Terkait Meninggalnya Warga Aceh di Jakarta

Atjeh Watch by Atjeh Watch
08/09/2023
in Lintas Timur
0
Panglima Minta 3 TNI Aniaya Warga Aceh hingga Tewas Dijerat Hukum Mati

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (ANTARA FOTO/YOSEPH)

Jakarta – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta maaf secara terbuka atas kasus penganiayaan maut terhadap seorang pemuda asal Bireuen, Aceh, Imam Masykur.

“Atas nama prajurit TNI terhadap kejadian penganiayaan yang mengakibatkan almarhum Imam Maskyur terbunuh oleh TNI. Saya selaku pimpinan mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Yudo di kompleks parlemen, Rabu (6/9).

Yudo mengakui tiga prajurit yang terlibat dalam pembunuhan Masykur melakukan pelanggaran pidana berat dan akan menerima menerima hukuman yang setimpal.

“Saya akui memang prajurit salah dan harus dihukum berat karena memang yang dilakukan adalah pelanggaran pidana berat,” ujarnya.

Ia pun memastikan proses hukum di peradilan militer terhadap pelaku akan digelar secara terbuka.

Yudo menekankan tidak akan ada yang ditutup-tutupi pada seluruh proses tersebut.

“Nanti akan dibuat sidang terbuka walaupun peradilan militer tapi sidangnya terbuka untuk umum,” ucap dia.

Selain itu, Yudo juga terbuka atas keinginan ibunda Masykur yang hendak menemuinya.

Ia menyebut saat ini masih bertanggung jawab untuk pengamanan KTT Asean.

“Nanti kita atur waktunya. Saya kan masih bertanggungjawab untuk PAM KTT ini, mungkin nanti habis PAM KTT lah kita atur waktunya. Pada intinya saya membuka diri untuk keluarga kalau ingin ketemu saya,” kata dia.

Imam Masykur meregang nyawa dan menjadi korban penculikan serta penganiayaan oleh tiga anggota TNI di Jakarta.

Mereka ialah, Praka RM anggota Paspampres, Praka HS anggota dari Direktorat Topografi TNI AD, dan Praka J dari Kodam Iskandar Muda.

Selain tiga anggota TNI, ada tiga warga sipil juga terlibat. Salah satunya bernama Zulhadi Satria Saputra yang merupakan merupakan kakak ipar dari Praka RM.

Irsyad mengatakan tindakan tiga anggota TNI menculik dan menganiaya Imam didasari motif pemerasan. Ia menyebut para pelaku mulanya berpura-pura sebagai anggota polisi yang hendak menangkap Imam lantaran diduga menjual obat ilegal.

“Pelaku berpura-pura sebagai aparat kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap korban, karena korban diduga pedagang obat-obat ilegal (tramadol dll),” kata Irsyad saat dihubungi, Senin (28/8).

Setelah ditangkap dan dibawa, ia menyebut korban pun dianiaya dan diminta uang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pegawai DLHK Aceh Timur Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos

Next Post

Tingkatkan KKU dan Kesadaran Hukum Masyarakat, Kajari Prakarsai Coffe Morning

Next Post
Tingkatkan KKU dan Kesadaran Hukum Masyarakat, Kajari Prakarsai Coffe Morning

Tingkatkan KKU dan Kesadaran Hukum Masyarakat, Kajari Prakarsai Coffe Morning

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Siswa SMAN 9 Banda Aceh Raih Juara Satu Festival Musikalisasi dan Puisi Tingkat Provinsi

Siswa SMAN 9 Banda Aceh Raih Juara Satu Festival Musikalisasi dan Puisi Tingkat Provinsi

10/07/2026
577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

10/07/2026
Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

10/07/2026
Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

Mendagri Tito Tinjau Langsung Jembatan Enang-Enang

10/07/2026
Bupati Aceh Utara Terbitkan Edaran Gerakan Antar Anak Hari Pertama ke Sekolah

Bupati Aceh Utara Terbitkan Edaran Gerakan Antar Anak Hari Pertama ke Sekolah

10/07/2026

Terpopuler

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

09/07/2026

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

21 Siswa SMA Unggul Subulussalam Lolos Sepuluh Besar OSN-P Nasional, Ini Kata Kacabdisdiknya

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

139 Mahasiswa KKN Periode XXIX 2026 dari Universitas Syiah Kuala Dilepas ke Peudada

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com