BANDA ACEH – Prodi Pendidikan Fisika (PFS) UIN Ar-Raniry dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Iskandar Muda (SIM) kelas I, melakukan kerja sama dalam mengembangkan modul pembelajaran interaktif berbasis meteorologi dan pelatihan calon Guru Fisika dalam integrasi konsep meteorologi dalam kurikulum Outcomes Based Education (OBE).
Acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) BMKG SIM dengan Prodi PFS dilakukan tepatnya pada selasa (14/10/2023) yang bertempat di aula BMKG SIM dimulai pada pukul 10.00, WIB.
Perjanjian kerja sama ini ditandatangani kesepakatan antara ketua Prosdi PFS UIN Ar-raniry Fitriyawany dan kepala BMKG SIM , Nasrol Adil.
Acara tersebut dihadiri oleh beberapa staf dari BMKG SIM itu sendiri dan juga beberapa dosen dari Prodi PFS.
Kesepakatan dalam kerja sama yang di jalin diantaranya yaitu pengembangan konten akademis modul pembelajaran fisika yang terintegrasi dengan konsep meteorologi, perancangan program pelatihan bagi calon gruru fisika terkait dengan integrasi konsep meteorologi dari kurikulum OBE, dan melakukan penelitian bersama bidang meteorologi klimatologi dan geofisika. Kegiatan pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan disepakati oleh seksama.
Kepala BMKG SIM Nasrol Adil mengatakan kegiatan kerja sama antara BMKG SIM dan Prodi PFS merupakan pertama kali dilakukan dan juga jangan menjadi yang terakhir.
“Dengan terjalinnya kerja sama ini membuka awal baru yang baik terutama bagi kami sendiri dan juga prodi PFS. Dan semoga kerja sama ini bisa menjadi feedback yang bagus untuk kedepannya,” ujarnya.
Fitriyawany selaku ketua Prodi PFS mengatakan dengan adanya kerjasama yang dilakukan sangat membantu proses pembelajran fisika yang terintegrasi dengan konsep meteorologi, terutama pada mahasiswa-mahasiswa fisika dan guru fisika untuk menghadapi kurikukulum ke depannya.
“Juga dengan adanya kerjasama ini juga sangat membantu dalam penelitian-penelitian terkait fisika yang berhubungan dengan meteorologi itu sendiri. Dan kami juga sangat berterima kasih bisa menjalin kerja sama terhadap BMKG SIM ini,” katanya.











