Singkil- Penilaian Re-Akreditasi Puskesmas Pulau Banyak Barat (PBB) yang dilakukan oleh tim surveyor dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (LAFKESPRI) diduga kangkangi standar akreditasi Puskesmas karena berjalan kurang dari 2 hari kerja, Rabu, 6/12/2023.
Sebagaimana pantauan Atjehwatch.com langsung dari Puskesmas Pulau Banyak Barat, diketahui 2 orang tim surveyor LAFKESPRI tiba di Puskesmas PBB pada hari Senin, 4 Desember 2023 sekitar pukul 11:51 Wib dan pergi meninggalkan Kecamatan Pulau Banyak Barat pada hari Selasa, 6 Desember 2023 sekitar pukul 09:51 Wib (pagi) menggunakan kapal boat setempat.
Berdasarkan informasi yang dirangkum media ini, bahwa ketentuan Re-Akreditasi Puskesmas harus dilakukan berdasarkan standar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yakni 3 hari penuh, hari pertama secara daring, hari kedua secara luring dan hari ketiga secara luring dan sekaligus penutupan.
Sementara itu, saat dimintai konfirmasi dan klarifikasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Subarsono melalui pejabat yang ditunjuk, Netty Afriani Pohan awalnya membantah perihal tim surveyor melakukan penilaian kurang dari 2 hari.
“Tidak benar survei reakreditasi PBB kurang dari 2 hari. Survei di mulai hari Senin tgl 4 dan diakhiri tadi tlg 6,” kata Netty Afriani Pohan saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu, 6/12/2023.
Namun setelah diberitahukan bahwa awak media berada langsung di Puskesmas Pulau Banyak Barat saat tim surveyor tiba dan berada langsung di pelabuhan Pulau Banyak Barat saat tim surveyor berangkat ke Singkil.
Mengetahui hal ini, pejabat yang ditunjuk Dinas Kesehatan Aceh Singkil tersebut merubah keterangannya dengan mengatakan, “Mereka di hari Senin dan Selasa menilai sampai malam,” jelas Netty.
Sebelumnya, salah seorang tim Surveyor LAFKESPRI, Irasahwadi saat dikonfirmasi di pelabuhan Pulau Banyak Barat membenarkan pihaknya hendak berangkat ke Singkil, Rabu, 6/12/2023 sekitar pukul 09:33.
Adapun alasan Tim Surveyor, Irasahwadi saat mintai klarifikasi kenapa pihaknya tidak penuh 3 hari memberikan penilaian di Puskesmas PBB mengatakan, “Memang jadwalnya seperti itu, memang sudah di tugaskan jadi orang kementerian itu memang sudah melakukan survey, jadi 3 hari itu selesai dianggap, bahkan seharusnya satu hari onlaine (daring) dua hari baru luring datang kesini,” jelas Irasahwadi. (AA)











