Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Presiden Korsel Veto RUU Terkait Penyelidikan Khusus ke Ibu Negara

Admin1 by Admin1
06/01/2024
in Internasional
0
Presiden Korsel Veto RUU Terkait Penyelidikan Khusus ke Ibu Negara

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memveto ruu penyelidikan khusus terkait tuduhan terhadap ibu negara Kim Keon Hee. (Jung Yeon-je/Pool via REUTERS).

Jakarta – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memveto dua rancangan undang-undang (ruu) penyelidikan khusus yang dipimpin oposisi pada Jumat (5/1). Salah satu RUU itu melibatkan tuduhan terhadap ibu negara Kim Keon Hee.

Dilansir Kantor Berita Yonhap, Yoon menggunakan hak vetonya dengan mendukung mosi yang menuntut Majelis Nasional mempertimbangkan kembali rancangan undang-undang penasihat independen yang diajukan oleh oposisi utama Partai Demokrat (DP) melalui Majelis pekan lalu.

Mosi tersebut disetujui dalam rapat Kabinet beberapa menit sebelumnya.

Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang berkuasa memboikot pemungutan suara pekan lalu, mengecam rancangan undang-undang tersebut sebagai taktik politik oposisi untuk memberikan gambaran negatif terhadap pemerintahan Yoon menjelang pemilihan umum April mendatang.

Namun, DP menolak argumen tersebut, dengan mengatakan seharusnya tidak ada perlindungan dalam penyelidikan.

Kim dituduh terlibat dalam manipulasi harga saham Deutsch Motors Inc., dealer mobil BMW di Korea Selatan pada periode 2009 dan 2012. Kendati demikian, Kim membantah tuduhan tersebut.

Selanjutnya, ruu penyelidikan khusus lainnya mengenai tuduhan bahwa enam orang terkemuka dari kelompok 5 miliar tersebut dijanjikan masing-masing 5 miliar won (US$3,8 juta) dari sebuah perusahaan manajemen aset yang terlibat dalam proyek pembangunan yang sarat korupsi di distrik Daejang-dong, Seongnam, selatan Seoul.

“Jika kedua ruu tersebut disahkan, sebaliknya, hal tersebut dapat mengganggu pelaksanaan hak suara rakyat yang berharga dalam pemilu yang adil dan hanya menciptakan kebingungan dalam urusan nasional,” kata Perdana Menteri Han Duck-soo saat memimpin rapat Kabinet Luar Biasa.

Kantor kepresidenan menyatakan “penyesalan mendalam” atas pengesahan dua rancangan undang-undang penasihat khusus oleh partai oposisi secara sepihak, yang disebutnya sebagai “undang-undang jahat yang dimaksudkan untuk pemilihan umum.”

“Presiden mempunyai tanggung jawab untuk melindungi hak asasi manusia dan nilai-nilai konstitusional sebagai penjaga konstitusi dan supremasi hukum, dan mengawasi pemilu secara adil,” ujar Kepala staf Yoon, Lee Kwan-sup dalam konferensi pers.

Oleh karena itu, sambung Lee, Yoon mempunyai kewajiban untuk menuntut peninjauan kembali ruu penasihat khusus yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut.

Lee mengatakan tuduhan yang melibatkan ibu negara itu terjadi 12 tahun yang lalu, sebelum dia dan presiden menikah. Tuduhan itu diselidiki pada masa pemerintahan Moon Jae-in sebelumnya tetapi tidak menghasilkan pemanggilan, apalagi dakwaan.

Sementara itu, usulan penyelidikan penasihat khusus terhadap apa yang disebut klub 5 miliar bertujuan untuk melindungi pemimpin DP Lee Jae-myung. Pasalnya, Lee adalah walikota Seongnam ketika proyek pembangunan dimulai, dan siapa saja yang diduga mengambil 5 miliar won dari orang yang dekat dengannya.

Ini adalah keempat kalinya Yoon menggunakan hak vetonya. Dia sebelumnya menolak undang-undang pro-tenaga kerja yang dikenal sebagai “undang-undang amplop kuning,” sebuah undang-undang keperawatan yang bertujuan untuk mendefinisikan peran dan tanggung jawab perawat, dan revisi undang-undang gandum yang mengharuskan pemerintah membeli kelebihan beras.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Prabowo Unggah Foto Makan Malam Bareng Jokowi: Selamat Berakhir Pekan

Next Post

AS Tuding Rusia Pakai Rudal Buatan Korut untuk Serang Ukraina

Next Post
AS Tuding Rusia Pakai Rudal Buatan Korut untuk Serang Ukraina

AS Tuding Rusia Pakai Rudal Buatan Korut untuk Serang Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

13/07/2026
Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

13/07/2026
Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

13/07/2026
Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

13/07/2026
Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com