Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kronologi Menteri-Militer Israel Cekcok Saling Teriak di Rapat Kabinet

Admin1 by Admin1
06/01/2024
in Internasional
0
Kronologi Menteri-Militer Israel Cekcok Saling Teriak di Rapat Kabinet

Sejumlah menteri-pejabat militer Israel saling adu mulut hingga berteriak di rapat kabinet hingga PM Benjamin Netanyahu harus mengakhiri pertemuan. (AFP/OHAD ZWIGENBERG)

Jakarta – Sejumlah menteri dan pejabat militer Israel saling adu mulut hingga berteriak dalam rapat kabinet keamanan tingkat tinggi soal rencana pasca agresi ke Jalur Gaza Palestina, pada Kamis (4/1).

Rapat pada Kamis malam itu panas setelah beberapa menteri PM Benjamin Netanyahu menyerang perwakilan militer Israel (Pasukan Pertahanan Israel/IDF), termasuk Kepala Staf IDF Herzi Halevi.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, Menteri Transportasi Miri Regev, dan Menteri Kerja Sama Regional David Amsalem meluapkan amarah mereka karena IDF berencana mengajak eks Menteri Pertahanan Israel Shaul Mofaz untuk menyelidiki dugaan kelalaian hingga memicu serangan Hamas pada 7 Oktober lalu terjadi.

Serangan Hamas yang mencakup penyanderaan ratusan orang dari wilayah perbatasan Israel itu pun mematik agresi brutal Tel Aviv ke Jalur Gaza hingga hari ini.

Para menteri Netanyahu itu tidak setuju dengan keputusan IDF lantaran Mofaz merupakan sosok di balik keputusan Israel menarik diri dari Gaza pada 2005 silam.

Pemerintah berhaluan kanan yang berkuasa saat ini menentang keputusan Mofaz itu dan ingin agresi Israel ke Gaza saat ini bisa membalikkan keadaan, seperti dikutip Al Jazeera.

Dilansir The Jerusalem Post, saat diskusi makin panas, Menteri Kabinet Perang Benny Gantz meneriaki para menteri yang menyerang kepala staf IDF.

“Ini adalah penyelidikan profesional, apa hubungannya dengan itu? Kepala staf sedang melakukan penyelidikan atas apa yang terjadi sekarang untuk mencapai tujuan perang dan kemampuan kita untuk mempersiapkan konflik di utara. Ini bukan penyelidikan nasional,” ucap Gantz dengan nada tinggi sambil mengumpat menurut laporan Walla.

Sementara itu, salah satu menteri mengatakan kepada media lokal KAN News bahwa “rapat tersebut meledak-ledak.”

“Mereka menyerang militer. Beberapa anggota senior lembaga pertahanan berada di tengah-tengah,” ucap menteri tersebut.

Menteri lainnya menyatakan bahwa teriakan para menteri dan militer bahkan sampai terdengar ke luar ruang rapat.

“Sungguh memalukan dan tercela apa yang terjadi di dalam (ruang rapat) sana. Anda bisa mengkritik tentara, tapi mereka menyerang kepala staf secara pribadi dan tanpa henti,” ucap menteri tersebut kepada KAN News.

“Anda harus memikirkan apakah forum ini layak untuk dipakai untuk mengambil keputusan pada tingkat kebijakan keamanan kita. Saya tidak mau berpikir apa jadinya kalau tentara kita di medan perang mendengar apa yang terjadi di sana dan bagaimana mereka (menteri-menteri) menyerang komandannya,” paparnya menambahkan.

Akhirnya, PM Netanyahu membubarkan pertemuan tersebut. Ia bahkan terlihat berpihak kepada para menterinya.

“Terkadang Anda perlu mendengarkan para menteri,” ucap Netanyahu kepada Halevi.

Pemerintahan Netanyahu terus disudutkan sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober lalu. Oposisi Netanyahu menilai pemerintah gagal melindungi keamanan nasional lantaran bisa kebobolan oleh serangan Hamas.

Beberapa laporan bahkan mengindikasikan hubungan pemerintah dengan militer merenggang lantaran perbedaan pendapat dalam menangani agresi Israel di Gaza.

Sejumlah pejabat Israel, warga, hingga beberapa pendahulu Netanyahu bahkan telah mendesaknya mundur dari jabatan perdana menteri sejak perang dengan Hamas berkecamuk.

Di tengah perpecahan ini, Israel masih terus menggempur habis-habisan Jalur Gaza Palestina.

Hingga kini, total 22.438 warga Gaza tewas imbas agresi. Mayoritas korban ialah anak-anak dan perempuan.

Sementara itu, sekitar 1.200 warga Israel tewas dalam serangan Hamas 7 Oktober lalu. Namun, beberapa waktu terakhir, hasil penyelidikan awal kepolisian Israel mengungkapkan bahwa tak semua warga meninggal karena serbuan Hamas.

Banyak warga yang diduga menjadi korban akibat serangan dari pasukan militer Israel sendiri.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

AS Tuding Rusia Pakai Rudal Buatan Korut untuk Serang Ukraina

Next Post

Beramal di HAB ke-78, ASN Kemenag Aceh Donor Darah

Next Post
Beramal di HAB ke-78, ASN Kemenag Aceh Donor Darah

Beramal di HAB ke-78, ASN Kemenag Aceh Donor Darah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

18/04/2026
Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

18/04/2026
Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

18/04/2026
Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

18/04/2026
PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

18/04/2026

Terpopuler

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

17/04/2026

Kronologi Menteri-Militer Israel Cekcok Saling Teriak di Rapat Kabinet

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com