Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Dinas Pendidikan Dayah Gelar FGD Kurikulum Dayah Tahfidz

redaksi by redaksi
22/08/2019
in Lintas Timur, Nanggroe
0

BANDA ACEH – Dinas Pendidikan Dayah Aceh  menggelar FGD (Focus Grup Discussion) dan penyamaan persepsi terhadap draft kurikulum dayah tahfiz, Rabu malam 21 Agustus 2019.

Acara yang berlangsung selama 2 hari, yakni mulai tanggal 21-22 Agustus 2019 dipusatkan di Hotel Mekkah Banda Aceh. Pada acara ini  turut menghadirkan para pimpinan dayah tahfiz seluruh Aceh.

Adapun pemateri yang terlibat dalam forum diskusi ini diantaranya ustad Hajarul Akbar, Pimpinan Dayah Darul Quran Aceh, ustad Ivan Aulia Lc MA dari MUQ Pagar Air dan ustad Amin Husaini dari Dayah Insan Qur’ani.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny saat memberikan sambutannya menyampaikan agar dalam FGD ini para peserta dapat mendiskusikan formulasi konten-konten yang baik di dayah tahfidz. Menurutnya, para peserta turut serta berkontribusi dalam memberikan masukan, pendapat dan saran dalam pengembangan dayah tahfiz ke depan.

Usamah menjelaskan dalam Qanun Aceh Nomor 9 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah yang di sahkan oleh DPR Aceh pada Desember tahun lalu menyebutkan dayah di Aceh akan mendapat 30 dari total 20 persen dana pendidikan dari nilai APBA/APBK.

“Hal ini tentu menjadi momentum dan kesempatan kita bersama untuk memajukan dayah-dayah di Aceh termasuk dayah tahfiz salah satunya. Untuk itulah, peran dan sumbangsih dari hadirin sekalian demi peningkatan mutu dan pendidikan dayah tahfidz ke depan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El Madny.

Usamah menjelaskan bahwa dalam Qanun Aceh Nomor 9 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan pendidikan dayah juga menyebutkan bahwa ada 3 jenis Dayah yang diakui eksistensinya yaitu dayah salafi, dayah terpadu dan dayah tahfiz.  Usamah berharap, FGD  ini dapat menghasilkan rumusan yang baik, memberikan saran yang berbasis argumen dan tentunya ide yang bagus, sehingga akan diformulasikan dalam silabus kemudian diterapkan di dayah tahfiz nantinya.

“Program dan tujuan kita ke depan adalah seorang Hafiz tidak hanya menghafal Alquran dan bagus bacaannnya semata, namun juga memiliki kemampuan Fiqh yang baik. Maka dari itu, mari kita curahkan pikiran dan menyumbangkan ide terbaik untuk pengembangan dayah tahfiz,” ujar Usamah El Madny.

Menurutnya, dayah tahfiz sangat berperan dalam mencetak generasi yang islami dan penghafal Alquran. Ia berharap nantinya akan lahir para pemimpin-pemimpin yang akan mengisi di berbagai instansi pemerintahan, baik di instansi sipil maupun militer.

“Kita harapkan pemimpin-pemimpin ke depan seperti bupati, walikota, gubernur, Kapolda, Pangdam dan pemangku jabatan tinggi lainnya mampu menghafal Alquran dengan baik dan memahami agama dengan sempurna, maka insya Allah Aceh akan lebih baik ke depan. Untuk itulah mari kita mulai dari sekarang,” kata Usamah El Madny. []

 

Tags: Dayah Aceh
Previous Post

Sejarah Kemerdekaan Papua Barat dari Belanda dan Gabung NKRI

Next Post

Sofyan Djalil Sebut Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Next Post

Sofyan Djalil Sebut Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com