Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Polisi Gagal Lindungi Orang Papua

Saiful Haris Arahas by Saiful Haris Arahas
22/08/2019
in Nasional
0

MANOKWARI – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan pemerintah gagal melindungi orang Papua dari segala bentuk diskriminasi.

“Polisi sejauh ini gagal melindungi orang Papua dari segala bentuk diskriminasi, mengirimkan pesan yang mengkhawatirkan bahwa tindakan ini ditoleransi oleh pihak berwenang,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan pemerintah beserta perangkat keamanannya harus bergerak cepat untuk meredam tensi konflik di Papua yang masih panas. Serta harus mampu menjamin setiap warga Papua yang hendak mengekspresikan pendapatnya secara terbuka dan damai di muka umum dengan aman.

“Sudah menjadi tanggung jawab polisi untuk memfasilitasi dan melindungi pelaksanaan hak untuk berkumpul secara damai sambil memastikan keselamatan semua orang,” ujarnya seperti dilansir Tirto.id, Kamis (22/8/2019).

Perangkat keamanan setingkat kepolisian menurutnya tidak perlu menggunakan kekerasan atau bersikap berlebihan saat merespons aksi massa. Ia menekankan agar aparat lebih mengutamakan proses dialog dengan massa.

“Tidak menggunakan tindakan kekerasan beberapa orang sebagai alasan untuk membatasi atau menghambat yang lainnya dari menggunakan hak-hak mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut ia katakan, sudah seharusnya pihak kepolisian fokus mengungkap akar masalah terjadinya kerusuhan tersebut dengan menyelidiki tuduhan-tuduhan diskriminasi dan kesewenang-wenangan yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Semarang, dan Malang kemarin.[]

Sumber: Tirto.id

Tags: papuapolisi
Previous Post

Larangan Ceramah Zakir Naik dan Sejarah Ketegangan Etnis Malaysia

Next Post

Sejarah Kemerdekaan Papua Barat dari Belanda dan Gabung NKRI

Next Post

Sejarah Kemerdekaan Papua Barat dari Belanda dan Gabung NKRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Pidie Jaya Bongkar 4 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik 2026, 7 Tersangka Diamankan

Polres Pidie Jaya Bongkar 4 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik 2026, 7 Tersangka Diamankan

05/05/2026
SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

05/05/2026
Darwati A. Gani Silaturahmi ke PNM, Dalami Sistem Pembiayaan Pemberdayaan Perempuan

Darwati A. Gani Silaturahmi ke PNM, Dalami Sistem Pembiayaan Pemberdayaan Perempuan

05/05/2026
Bunda PAUD Aceh Timur Turut Hadiri Upacara Hardiknas

Bunda PAUD Aceh Timur Turut Hadiri Upacara Hardiknas

05/05/2026
Illiza Melepas Keberangkatan 287 JCH Kloter I Banda Aceh

Illiza Melepas Keberangkatan 287 JCH Kloter I Banda Aceh

05/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

FK USK Lakukan Sosialisasi S2 MKM di 5 Kabupaten/Kota

Dr. H. Said Usman: USK Buka Pintu Lebar untuk S2 dan S3 Kesehatan

Polisi Gagal Lindungi Orang Papua

FK USK dan Pemkab Aceh Barat Rancang SDM Kesehatan Lintas Spesialis

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com