PRIA muda itu tersenyum. Penampilannya amat sederhana. Ia memakai baju kaos berwarna merah saat bertandang ke warung kopi Dekmi, Minggu siang 1 September 2019.
“Meah telat bacut. Na jamee munoe,” ujarnya sambil menyalami satu persatu pemuda yang sedang ngopi di Warkop Dekmi.
Pemuda tadi bernama Teuku Guntara. Ia adalah mantan ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Pidie Jaya (IMPIJA) yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRK Pidie Jaya periode 2019-2024, Sabtu 24 Agustus 2019 lalu.
“Semua ini berkat dukungan rekan-rekan. Doa serta dukungan yang tidak henti dari rekan-rekan memberi hasil yang terbaik. Ini bukti bahwa Allah Swt selalu mendengar doa dari para hamba-nya,” kata politisi muda Partai Demokrat ini lagi.
Perjalanan politik Guntara, demikian sosok ini biasa disapa, memang tak begitu mulus. Ia pernah mencalonkan diri dengan Caleg DPRK Pidie Jaya di Pileg 2014 lalu di Dapil yang sama, Lueng Putu, tapi gagal meraih kursi. Namun kegagalan tadi tak membuat Guntara putus asa.
Ia kemudian menghabiskan waktu yang lebih banyak bersama masyarakat serta melakukan sejumlah kegiatan social.
Di Pileg 2019, Teuku Guntara kembali mencalonkan diri di Dapil yang sama dan akhirnya dinyatakan terpilih.
“Saat ini, saya hanya ingin menjaga amanah yang sudah diberikan oleh masyarakat ini sebaik-baiknya. Saya ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa harapan mereka tak akan sia-sia,” kata ayah satu anak ini lagi.
Mantan aktivis mahasiswa Unsyiah ini berharap juga adanya dukungan kuat dari semua lapisan masyarakat di Pidie Jaya selama dirinya diamanahkan sebagai anggota DPRK Pidie Jaya periode 2019-2024. Demokrat juga masuk dalam fraksi Partai Aceh di DPRK Pidie Jaya.
“Karena kami (Demokrat-red) cuma satu kursi di DPRK Pidie Jaya. Jadi gabung ke Fraksi PA. Senin baru pembahasan komisi,” ujarnya lagi.[]








