BANDA ACEH – Ketua Fraksi PA DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta maaf kepada seluruh rakyat Aceh, atas segala kekurangan selama menjabat sebagai unsur pimpinan di DPR Aceh periode 2014-2019.
Hal ini disampaikannya kepada atjehwatch.com usai menghadiri silaturahmi purna tugas di kantor DPA Partai Aceh, Minggu 29 September 2019.
“Kami sampaikan segala pencapaian selama memimpin. Tentu kemudian ada juga kekurangan. Itu pasti. Karena tidak ada yang sempurna. Sekuat apapun kita bekerja, tentu tak terlepas dari kekurangan,” ujar Iskandar.
“Atas dasar kekurangan tadi, kita memohon maaf kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan serta rakyat Aceh. Namun kita tetap berharap adanya dukungan kuat dari semua elemen untuk periode 2019-2024 nanti,” kata Iskandar yang sedang menjalani pengobatan rawat jalan ini.
Kata Iskandar, ada banyak tantangan yang dihadapi pihaknya dalam mewujudkan kewenangan Aceh sesuai MoU Helsinki.
“Beberapa terpenuhi, dan sebahagian lainnya belum. Ini yang mungkin akan diperjuangkan untuk periode selanjutnya. Namun dalam kapasitas Ketua Fraksi PA DPR Aceh, masa bakti saya berakhir besok,” ujar mantan aktivis yang terkenal vocal di DPR Aceh periode 2014-2019 ini.
Pada periode 2014-2019, kata Iskandar, anggota Fraksi PA sebanyak 29 orang. Namun untuk periode 2019-2024, ada 18 orang yang terpilih ke DPR Aceh.
“Jumlahnya jauh lebih sedikit. Namun ada beberapa kader terbaik dari daerah yang terpilih ke DPR Aceh. Ini jadi penambah semangat baru untuk kedepan. Kita berharap bisa lebih baik kedepannya,” kata politisi muda asal Aceh Timur ini lagi.
“Semua yang terpilih adalah yang terbaik. Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita bangsa Aceh akan tercapai nantinya,” kata Iskandar lagi. []







