Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Sang Pendakwah Itu Bernama Muhammad Salah

Admin1 by Admin1
07/11/2019
in Sosok
0

LONDON — Pesepak bola asal Mesir, Mohamed Salah telah menginspirasi pria asal Inggris, Ben Bird untuk menjadi seorang muslim. Bird menganggap Salah sebagai orang Islam pertama yang ia kenal. Bird ingin sekali bertemu, dan berjabat tangan dengan pemain dari klub Liverpool ini.

“Mohamed Salah benar-benar dan sejujurnya ​​mengilhami saya. Saya ingin bertemu dengannya, hanya untuk berjabat tangan dan mengatakan ‘Cheers’ atau ‘Syukron’,” kata Bird dilansir dari Guardian, Sabtu (5/10).

Sebelumnya, Bird mengaku tidak menyukai semua hal tentang islam. Ia pun merasa malu jika harus mengungkapkan semua hal tentang islam pada waktu belum mengenal ajaran ini. Menurut Bird, islam merupakan agama, budaya dan berasal orang-orang terbelakang.

“Mereka tidak berintegrasi dan ingin mengambil alih. Saya selalu memandang orang-orang Muslim (ibarat) gajah dalam ruangan. Saya memiliki kebencian terhadap Muslim,” kata dia.

Akan tetapi gelarnya dalam Middle Eastern Studies di University of Leeds mulai mengubahnya. Pada saat itu ia ingin mengambil disertasi, dan ingin melakukan sesuatu yang berbeda.

Awalnya, pembimbingnya memberikan usulan terkait dengan lagu Mohamed Salah, baginya itu cukup menarik. Namun Bird memutuskan untuk mengambil yang lainnya. Kemudian akhirnya ia mendapatkan tema perihal ‘Mohamed Salah, a gift from Allah’, apakah kinerja Salah turut berpengaruh untuk memerangi Islamophobia di media dan politik.

Kampusnya memberikan Bird kesempatan untuk bertemu dengan pelajar dari Arab Saudi. Bird sebelumnya menganggap mereka merupakan orang jahat. Namun ternyata setelah bertemu, hal tersebut tidak terbukti. Mereka adalah orang-orang terbaik yang pernah ia temui. Pemikiran Bird dahulunya perihal negara-negara Arab telah hilang.

Di universitasnya, ia telah mewawancarai mahasiswa Mesir. Saat mereka mengetahui tetang penelitian Bird perihal Salah, maka mereka akan berbicara tentang pesepak bola berusia 27 tahun itu selama berjam-jam. Terkait betapa hebatnya Salah, dan yang telah ia lakukan untuk negaranya.

Di antara satu orang Mesir yang ia ajak bicara, menyatakan Salah secara benar mengikuti Islam. Ia percaya bahwa Salah telah membuat orang kembali mencintai Muslim.

“Itu benar-benar selaras dengan saya. Ketika Salah mencetak skor, saya pikir dia mencetak gol untuk iman. Ketika dia memenangkan Liga Champions saya berkata kepada teman saya bahwa itu adalah kemenangan bagi Islam. Salah mempraktikkan sujud, dan memperlihatkan simbol yang sangat Islami kepada dunia. Berapa banyak orang yang menonton Liga Premier setiap pekan? Jutaan orang secara global,” papar Bird.

“Salah menunjukkan kepada saya bahwa Anda bisa menjadi normal sebagai seorang Muslim. Anda bisa menjadi diri sendiri. Dia pemain hebat dan dihormati oleh komunitas sepakbola dan politik, agamanya, tidak masalah, dan bagi saya itulah yang bisa dilakukan sepakbola,” ucap Bird menambahkan.

Bird mengungkapkan, Islam tidak sepenuhnya sesuai dengan apa yang telah digambarkan oleh media. Saat membaca Alquran atau yang lainnya perihal ajaran ini, ada sesuatu yang berbeda.

Menurut Bird, tidak mudah memang masuk ke dalam islam, karena ini merupakan perubahan gaya hidup. Bird juga tengah berusaha mengubah pola hidupnya. Biasanya saat ada pertandingan ia kerap pergi ke sebuah pub, memasang taruhan, dan menyadari ia kehilangan banyak uang.

“Sulit ketika Anda terbiasa dengan budaya seperti itu dan itu adalah bagian dari sepakbola bagi banyak orang,” kata dia.

Hingga kini ia masih terus belajar mengenai Islam. Ia pun mulai bergabung dengan komunitas Islam. “Sekarang saya memiliki seperlima dari populasi dunia sebagai saudara dan saudari,” ucapnya.

Sumber: Republika.co.id

Tags: islamliverpoolmualafmuhammad salahsepakbola
Previous Post

Jalan Terjal Muslim Skegness Inggris untuk Miliki Masjid

Next Post

Puskesmas Matangkuli Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah ke MAN 4 Aceh Utara

Next Post

Puskesmas Matangkuli Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah ke MAN 4 Aceh Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Banda Aceh Gelar Rapat Paripurna Penyerahan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

DPRK Banda Aceh Gelar Rapat Paripurna Penyerahan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

13/04/2026
Haili Yoga Lepas 19,2 Ton Kopi Gayo Ekspor ke Inggris

Haili Yoga Lepas 19,2 Ton Kopi Gayo Ekspor ke Inggris

13/04/2026
Warga di Bener Meriah Diminta Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang

23 Pemda di Aceh Diminta Siaga Cuaca Ekstrem

13/04/2026
Satlantas Polres Aceh Tengah Bubarkan Aksi Balap Liar

Satlantas Polres Aceh Tengah Bubarkan Aksi Balap Liar

13/04/2026
Ratusan Santri Putra Al Zahrah Ikuti Sharing Literasi Bersama Riza Mulia

Ratusan Santri Putra Al Zahrah Ikuti Sharing Literasi Bersama Riza Mulia

13/04/2026

Terpopuler

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

09/04/2026

Pemuda Muhammadiyah Gelar Halal Bihalal Bersama AMM Aceh

Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

Sang Pendakwah Itu Bernama Muhammad Salah

Mahasiswa Asal Abdya Nahkodai HMP Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Periode 2026–2027

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com