Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Trump Perintahkan Pasukan AS Kuasai Minyak Suriah

Admin1 by Admin1
07/11/2019
in Internasional
0
Aktivitas Manufaktur AS Cedera Bukan Cuma Ulah Perang Dagang

Ilustrasi bendera Amerika Serikat. (morgueFile/click).

Jakarta – Presiden Donald Trump dilaporkan menyetujui pasukan AS untuk ekspansi pendudukan ladang minyak Suriah di wilayah timur.

Tindakan presiden AS menimbulkan sejumlah pertanyaan hukum tentang apakah pasukan Amerika dapat melancarkan serangan terhadap Suriah, Rusia atau pasukan lainnya jika mereka mengancam minyak.

Dikutip dari The Independent, 7 November 2019, setelah bertemu dengan para pemimpin departemen pertahanan pada hari Jumat, Trump memutuskan untuk memberi perintah agar pasukan AS mempertahankan petak besar tanah yang dikuasai oleh milisi Kurdi Suriah yang membentang dari Deir Ezzor ke al-Hassakeh.

Keputusan itu kontradiktif pada rencana terkait ratusan tentara AS yang masih ada di Suriah, meskipun Trump berjanji untuk membawa lebih dari 1.200 tentara Amerika keluar dari negara itu.

Ini juga bisa memaksa pengacara di Pentagon untuk membuat perintah untuk pasukan AS yang akan melegalkan tindakan balasan jika pemerintah Suriah dan Rusia mencoba mengambil kembali fasilitas minyak negara itu.

“Mempertaruhkan nyawa pasukan kita untuk menjaga kilang minyak di Suriah timur tidak hanya sembrono, itu tidak sah secara hukum,” kata Senator Tim Kaine, Demokrat dari Virgina.

“Presiden Trump mengkhianati sekutu Kurdi kita yang telah berperang bersama tentara Amerika dalam pertempuran untuk mengamankan masa depan tanpa ISIS, dan alih-alih memindahkan pasukan kita untuk melindungi ladang minyak.”

Pentagon belum mengungkapkan berapa banyak pasukan akan tetap di Suriah. Namun para pejabat menyatakan total 800 pasukan AS yang masih ditempatkan di Suriah.

Dikutip dari RT.com, total sekitar 800 tentara akan ditempatkan di Suriah, dengan sekitar 600 personel di timur laut yang dikuasai Kurdi ditambah 200 tentara saat ini disiagakan di al-Tanf di selatan, kata pejabat anonim.

Pasukan AS akan menempati area besar, kaya minyak yang membentang 150 km dari Deir ez-Zor ke al-Hasakah, ketika pemerintahan Trump mengumumkan pada Selasa.

Sementara media Turki melaporkan AS sedang membangun dua pangkalan militer baru di Deir ez-Zor, menunjukkan Trump sedang bersiap untuk jangka panjang. Satu pangkalan, dekat kota Rmelan di provinsi al-Hasakah, dilaporkan terletak di dekat 1.300 sumur minyak seluas 4 km persegi.

Para pejabat mengatakan persetujuan perintah tidak termasuk “mandat” untuk mengambil minyak Suriah, sementara Menteri Pertahanan AS Mark Esper menghaluskan kata-kata Trump bahwa pasukan AS hanya mengamankan ladang minyak Suriah dari ISIS, meskipun Trump telah menyatakan kelompok teror dikalahkan.

Sumber: tempo.co

Tags: amerikaladang minyaksuriah
Previous Post

Tingkat Pengangguran di Aceh Hampir Setara di Jakarta

Next Post

Harga Emas Stabil di Kisaran Rp750 Ribu per Gram

Next Post

Harga Emas Stabil di Kisaran Rp750 Ribu per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‘Matamuda’ di MAN 3 Aceh Besar Diminta Harus Aman Ramah dan Bebas Perundungan

‘Matamuda’ di MAN 3 Aceh Besar Diminta Harus Aman Ramah dan Bebas Perundungan

13/07/2026
Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

13/07/2026
Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

13/07/2026
Hari Pertama MPLS, Kacabdisdik Aceh Selatan Sambangi Beberapa Sekolah di Kluet Raya

Hari Pertama MPLS, Kacabdisdik Aceh Selatan Sambangi Beberapa Sekolah di Kluet Raya

13/07/2026
Ohku, Sawah Mati di Depan Kantor Bupati Jadi Ujian Nyata Pemulihan Pascabanjir Pidie Jaya

Ohku, Sawah Mati di Depan Kantor Bupati Jadi Ujian Nyata Pemulihan Pascabanjir Pidie Jaya

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com