Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Fachrul Razi Heran Usul Doa Bahasa Indonesia Dipermasalahkan

Admin1 by Admin1
08/11/2019
in Nasional
0
Mencari M. Nazar dan Fachrul Razi di Antara Kerumunan Calon Menteri

Jenderal Fachrul Razi saat meninggalkan istana

Jakarta – Menteri Agama Fachrul Razi mengaku heran dengan orang-orang yang mempermasalahkan pernyataannya yang meminta imam-imam atau penceramah menyisipkan bahasa Indonesia ketika berdoa.

“Kan biasa aja, kita kalau doa juga biasa pakai bahasa Indonesia. Jadi, kalau sampai dipersoalkan, apanya yang dipermasalahkan?” ujar Fachrul Razi dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 7 November 2019.

Fachrul mengatakan, menyisipkan bahasa Indonesia dalam doa bisa memberikan efek cegah untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela. “Misalnya, imam berdoa kepada Tuhan untuk menjauhkan dari perbuatan korupsi, jamaahnya yang mendengar kan bisa saja yang berniat korupsi jadi takut, enggak jadi korupsi,” ujar Fachrul.

Komisi Hukum DPR meminta Fachrul Razi tidak mengurus hal-hal yang tidak substansial. DPR meminta Fachrul fokus mengurus program-program dan menyampaikan pandangan positif terkait moderasi beragama.

“Stop pernyataan kontroversi. Menteri Agama jangan masuk terlalu dalam dalam penafsiran beragama, biarkan penafsiran itu beragam,” ujar anggota Komisi VIII Fraksi PKS, Ihsan Qolba Lubis.

Anggota Komisi VIII dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq juga meminta Fachrul berhati-hati saat mengeluarkan pernyataan, supaya tidak menimbulkan kegaduhan publik. “Saya minta komunikasi politik itu diperbaiki,” ujar Maman.

Sumber: Tempo.co

Tags: menagmenag fachrul razi
Previous Post

Aceh Tambah Enam Medali

Next Post

Pertamina Siapkan USD 1,5 M untuk Ngebor Sumur di Blok Mahakam

Next Post

Pertamina Siapkan USD 1,5 M untuk Ngebor Sumur di Blok Mahakam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

15/12/2025
Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

15/12/2025
Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

15/12/2025
Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

15/12/2025
Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

15/12/2025

Terpopuler

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Drama Air Mata dan Inkonsisten Kebijakan di Aceh

13/12/2025

Krak, Aceh Surati 2 Lembaga PBB Minta Bantuan Usai Banjir

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Pemerintah Diminta Sidak Pangkalan Gas Nakal di Pidie

PP Muhammadiyah Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com