Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Warga Aceh Tamiang Sukses Budidayakan Jamur

Admin1 by Admin1
09/11/2019
in Lintas Timur, Nanggroe
0
Warga Aceh Tamiang Sukses Budidayakan Jamur

Budidaya jamur. Dok Petamina

Jakarta – Kelompok Jamur Organik Serumpun (JOS) di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sukses membudidayakan jamur dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit. Anggota kelompok tani Serumpun berjumlah 15 orang anggota yang termasuk di dalamnya terdapat tiga orang pengurus.

Kegiatan Kelompok JOS berfokus untuk melakukan produksi jamur tiram dan jamur merang yang selanjutnya dipasarkan di tingkat lokal antar kabupaten di sekitar Kabupaten Aceh Tamiang. Selain menjual jamur mentah, Kelompok JOS juga melakukan produksi produk turunan jamur tiram dan merang di antaranya, keripik jamur, pepes jamur dan sate jamur.

Pendampingan Kelompok Jamur Organik Serumpun (JOS) merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field. Program pendampingan Kelompok JOS berada di Kampung Sukaramai-1, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Pelaksanaan program pendampingan Kelompok JOS merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah ring 1 perusahaan. Program ini mempunyai goal untuk dapat menghasilkan One Village One Product (OVOP). Kegiatan ini telah dilaksaanakan sejak tahun 2015 dengan sistem budidaya yang ramah lingkungan.

Pelaksanaan pendampingan program Kelompok JOS dilaksanakan dengan menggunakan skema pemberdayaan masyarakat. Skema pemberdayaan mengedepankan peran aktif masyarakat penerima manfaat dalam proses pelaksanaan program.

Penerima manfaat didorong untuk tidak hanya menjadi objek, namun juga menjadi subjek. Sebagai implementasi di lapangan, Kelompok JOS dilibatkan sejak proses perencanaan program yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mengatasi persoalan di lapangan. Pemecahan persoalan dilaksanakan dengan mempertimbangkan potensi yang ada di masyarakat.

“Inovasi yang dilakukan oleh kelompok JOS sebagai gambaran, Kelompok JOS melaksanakan inovasi berupa pemanfaatan limbah tandan kosong sawit sebagai alternatif media tanam jamur merang. Tandan kosong sawit merupakan salah satu limbah dalam proses produksi minyak kelapa sawit, tandan kosong sawit banyak terdapat di wilayah Kampung Sukaramai Satu karena wilayah tersebut dikelilingi oleh perusahaan sawit skala besar,” terang Rantau Field Manager Totok Parafianto dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/11/2019).

Kendala yang sering dihadapi oleh petani jamur adalah terbatasnya bibit jamur yang sulit didapatkan, oleh karena itu, pendampingan budidaya jamur ini juga mencoba meningkatkan kapasitas para petani dengan keterampilan pembuatan bibit jamur mandiri. Kelompok JOS sudah menjadi kelompok percontohan bagi para petani Jamur di wilayah Aceh Tamiang.

Pada tahun 2019 ini, keterlibatan anggota kelompok akan semakin besar diharapkan dalam kemajuan program karena sudah memasuki tahap peguatan program. Program penguatan program fokus pada pengembangan strategi pemasaran yang diimbangi dengan pengembangan unit usaha jamur.

Sumber: detik.com

Tags: budidaya jamurjamur
Previous Post

Bulukat Kuah Tuhe Asoe Kaya Khas Molot Aceh Besar

Next Post

PDIP Sebut Paloh Emosional soal Tudingan Partai Nasionalis

Next Post
PDIP Sebut Paloh Emosional soal Tudingan Partai Nasionalis

PDIP Sebut Paloh Emosional soal Tudingan Partai Nasionalis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

21/04/2026
Pelajar Woyla Diajak Kreatif Angkat Produk Lokal

Pelajar Woyla Diajak Kreatif Angkat Produk Lokal

21/04/2026
Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

21/04/2026
35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

21/04/2026
Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Warga Aceh Tamiang Sukses Budidayakan Jamur

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com