Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Beasiswa Tidak Jelas, Ampas Demo Pemda Aceh Singkil

Admin1 by Admin1
15/11/2019
in Lintas Barat Selatan
0

SINGKIL – Beasiswa pemerintah Kabupaten Aceh Singkil diperuntukkan kepada mahasiswa Aceh Singkil yang sedang berkuliah di dalam maupun luar kota Singkil tahun anggaran 2019 belum diketahui kejelasannya.

Berdasarkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian resort Banda Aceh bernomor 01/AMPAS/Banda Aceh/2019. Mahasiswa Aceh Singkil yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Aceh Singkil (AMPAS) melakukan aksi damai.

AMPAS saat dikonfirmasi atjehwatch.com, Jumat 15 November 2019. AMPAS melakukan aksi damai di satu titik di Simpang Lima Kuta Alam, Banda Aceh.

Dalam tuntutan aksi, AMPAS menuntut Pemerintah Aceh Singkil agar beasiswa mahasiswa Aceh Singkil tahun 2019 tidak dihapuskan.

Bantuan beasiswa bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil setiap tahun diplotkan Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Singkil untuk mahasiswa Aceh Singkil yang berkatagori mahasiswa berprestasi, mahasiswa kurang mampu, dan mahasiswa sedang menyelesaikan tugas akhir.

Terkait informasi yang belum jelas mengenai beasiswa, Mahasiswa Singkil meradang apabila beasiswa dihapuskan tahun 2019.

“Informasi beasiswa sampai saat ini tidak jelas, ini sudah bulan November tapi informasi percairan belum kami ketahui,” kata Jamaludin selaku Korlap Aksi.

Jamaluddin juga menerangkan tahun lalu pemeberkasan bantuan beasiswa diurus melalui Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Singkil. Pencairannya langsung diterima di rekening mahasiswa berkisar senilai 1.000.000 sampai 1.500.000 rupiah per mahasiswa. Adapun yang berhak menerima bantuan tersebut adalah mahasiswa yang sudah semester 4 di atas dan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan oleh Pemda Aceh Singkil.

“Beasiswa setiap tahun diterima mahasiswa, berkas di urus di MPD Aceh Singkil. Beasiswa ini sangat membantu keperluan mahasiswa, seperti tahun-tahun yang sudah lalu, tahun ini tidak mungkin ditiadakan dengan alasan yang tidak jelas” ujar Jamal.

Disamping itu, banyaknya mahasiwa Aceh Singkil di Banda Aceh dan Aceh Besar mengeluh terkait informasi penghapusan beasiswa tersebut. Ampas mengecam tindakan Pemda Aceh Singkil dalam mengupayakan penghapusan beasiswa. Mahasiswa tetap bersikeras agar beasiswa segera dapat diurus dan direalisasikan pemerintah Aceh Singkil tahun 2019 ini.

“Mahasiswa banyak yang mengeluh tentang penghapusan beasiswa, Akhir-akhir ini banyak informasi bercabang tentang kejelasan beasiswa, tidak jelas. Sudah dari dulu beasiswa ada, kok tahun ini dihapuskan. Jika itu benar dihapuskan bearti Pemda Aceh Singkil mandul saat ini, tidak mampu mensupport mahasiswanya,” Kata Jamaluddin.

Terlihat dalam yel-yel aksi bertuliskan “Cukup kentut yang ditahan, beasiswa keluarkan saja.”

Bukan hanya itu, mahasiswa juga meluapkan kekesalan dalam yel-yel seperti dalam tulisan in,i “Beasiswa kami masih dalam buncit Pemerintah,” dan tulisan itu disambung, “Cinta ditolak dukun bertindak, beasiswa ditilak mahasiswa bergerak.”

Aksi tersebut berjalan damai, seusai menyampaikan orasi dan tuntutan, AMPAS membubarkan diri dengan baik. Dalam aksi, sebagai penanggung jawab adalah Rahman Marinus dan koordinator lapangan Jamaluddin.

Laporan Muiza

Tags: Singkil
Previous Post

BPPT Buka Lowongan 300 Kursi CPNS 2019, Ada Untuk Lulusan D-III

Next Post

PDIP Sindir PKS yang Membuka Peluang Usung Gibran Jokowi

Next Post
Bertemu Megawati, Gibran: Saya Serius Maju Pilkada Solo

PDIP Sindir PKS yang Membuka Peluang Usung Gibran Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com