Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Usai Jumpa Trump, Erdogan Tegaskan Tetap Beli S-400 Rusia

Admin1 by Admin1
15/11/2019
in Internasional
0

Jakarta- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan tidak akan membatalkan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia untuk mendapatkan rudal Patriot buatan Amerika Serikat. Hal itu sampaikan Erdogan usai bertemu Presiden AS Donald Trump.

“Sangat tidak mungkin untuk meninggalkan S-400 dan beralih ke Patriot ketika kita berada pada titik ini,” kata Erdogan kepada wartawan Turki di atas pesawat usai bertolak dari Washington, Kamis (14/11).

“Kami katakan ‘Tapi kami akan membeli Patriot juga’. Namun, kami juga akan memiliki S-400,” ujarnya dikutip harian Hurriyet dilansir dari AFP.

Erdogan dalam wawancara sebelumnya mengatakan bahwa Turki dan Rusia akan meningkatkan hubungan bilateral, dengan fokus pada isu-isu seperti gas alam dan meningkat kunjungan wisatawan Rusia ke Turki.

Menurut Erdogan, usulan untuk membeli Patriot sebagai pengganti S-400 adalah “penghinaan” terhadap kedaulatan Turki. “Kami sama sekali tidak berpikir ini benar,” katanya.

Turki merupakan sekutu AS di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Namun pembelian S-400 memang membuat hubungan mereka tegang.

AS menyebut S-400 tidak kompatibel dengan NATO dan dapat menimbulkan ancaman bagi jet-jet F-35 Lockheed Martin Corp.

AS dan negara-negara anggota NATO khawatir sistem radar dalam S-400 dapat melacak jet F-35 sehingga nantinya akan sulit menghindari senjata Rusia.

Trump bahkan memutuskan membatalkan proyek penjualan jet tempur F-35 karena Turki tetap melanjutkan kontrak pembelian S-400 buatan Rusia.

AS lantas mengeluarkan Turki dari program F-35 setelah negara itu menerima pengiriman tahap pertama S-400 pada Juli lalu.

AS berulangkali mengancam akan menjatuhkan sanksi jika Turki tetap melanjutkan pembelian sistem rudal buatan Rusia itu. Akan tetapi Turki bergeming.

Pada 2017 lalu, Trump memberlakukan Undang-Undang Penerapan Sanksi untuk Melawan Musuh-Musuh AS (Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act/CAATSA).

UU tersebut melegalkan AS memberlakukan sanksi ekonomi terhadap negara-negara yang melakukan bisnis pertahanan dan intelijen dengan Rusia, Korea Utara, dan Iran.

Dalam konferensi pers bersama Erdogan di Gedung Putih pada Rabu lalu, Trump mengatakan akuisisi Turki atas S-400 telah menciptakan beberapa tantangan yang sangat serius bagi keduanya, dan mereka akan terus membicarakannya.

Dia mengatakan para menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional kedua negara akan “segera bekerja untuk menyelesaikan masalah S-400”. Sementara itu Turki telah merencanakan pembelian lebih dari 100 pesawat tempur canggih.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: amerikaerdoganturki
Previous Post

Pemerintah Pijay Segera Tempelkan Stiker di Rumah Penerima PKH 

Next Post

Israel Gempur Basis Jihad islam di Tengah Gencatan Senjata

Next Post

Israel Gempur Basis Jihad islam di Tengah Gencatan Senjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Roni Guswandi Buka Turnamen SSB Driber, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Usia Dini

Roni Guswandi Buka Turnamen SSB Driber, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Usia Dini

11/05/2026
IAIN Takengon: Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi

IAIN Takengon: Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi

11/05/2026
Rumah sakit Gayo medical center (GMC)  Telah berlaku BPJS

Rumah sakit Gayo medical center (GMC) Telah berlaku BPJS

11/05/2026
Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com