Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Pesta Pora APBA 2019

redaksi by redaksi
18/11/2019
in Saleuem
0
Bakbudik, Rp100 Miliar di APBA 2019 Khusus untuk Pengadaan Mobil

TEMUAN mata anggaran yang sarat masalah sepertinya tak kunjung usai di APBA perubahan 2019. Selain alokasi anggaran untuk lembaga pengusaha (Kadin) senilai Rp3 miliar lebih, kini kembali ditemukan anggaran senilai Rp100 miliar lebih untuk pembelian mobil baru di 33 SKPA.

Temuan ini semakin menguatkan asumsi public bahwa alokasi besar anggaran yang mengalir ke Aceh selama ini, ternyata hanya dinikmati oleh segelintir orang, terutama yang dekat dengan kekuasaan serta pejabat ASN itu sendiri.

Dari belasan miliar APBA saban tahunnya, ternyata 40 persen lebih, diperuntukan untuk membayar gaji pegawai negeri. Sekitar 20 persen lainnya untuk pengadaan fasilitas kerja seperti mobil dan biaya perjalanan.

Selebihnya adalah proyek fisik, dan itu dikelola oleh rekanan yang memiliki hubungan dekat dengan kekuasaan.

Sementara sisanya, hanya sekian persen yang diperuntukan untuk masyarakat miskin di pedesaan. Itu pun dengan syarat dan ketentuan yang sulit untuk dipenuhi.

Pesta pora ini menjadi catatan miris untuk Aceh, yang secara nasional, masih tercatat sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sumatera.

Harusnya pejabat Aceh lebih peka terhadap tugas dan kewajibannya. Menggunakan hati nurani mereka setiap memakai fasilitas public.

Menggunakan APBA lebih bijak sana sebagai tanggungjawab moral atas amanah rakyat yang dititip di pundak mereka selama ini.

APBA harusnya merupakan anggaran yang dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kepentingan masyarakat Aceh. Bukan untuk kroni tertentu, apalagi keluarga pejabat dan anak cucu mereka.

Konon lagi anggaran Otsus yang merupakan dana diyat yang diberikan ke Aceh usai konflik panjang. Maka celakalah mereka-mereka yang sewenang-wenang menggunakan APBA dan Otsus untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

Publik Aceh harus lebih peka dalam mengawal setiap kebijakan eksekutif dan legislative Aceh. Jika ada yang menyimpang, harusnya tak segan melaporkan hal tersebut kepada jajaran penegak hukum, agar yang bersalah menerima hukuman yang setimpal. Demikian juga dengan Ormas serta organisasi kepemudaan lainnya.

Aceh butuh orang-orang yang berani untuk berkata tidak pada setiap pelanggaran yang terjadi. Karena cuma dengan hal ini Aceh bisa diperbaiki.

Kita semua memiliki mimpi yang sama tentang Aceh yang lebih baik di masa depan. Hal ini baru terwujud jika kita berani berkata benar untuk kebenaran dan tidak untuk kejahatan, seperti perampokan berjamaah APBA 2019 misalnya. Pesta pora APBA untuk elit harus dihentikan. []

Tags: acehapbaapba 2019
Previous Post

Ini Tiga Rute Etape Pertama RTC Aceh 2019

Next Post

Bintang Berkecepatan 5,95 Juta Km/Jam Terlontar dari Bima Sakti

Next Post

Bintang Berkecepatan 5,95 Juta Km/Jam Terlontar dari Bima Sakti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026

Pesta Pora APBA 2019

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com