Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Lembaga Wali Nanggroe Gelar Sidang Majelis Tinggi

Admin1 by Admin1
03/12/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar Sidang Majelis Tinggi dalam rangka penyempurnaan dan pembentukan perangkat Lembaga Wali Nanggroe serta pembahasan Keprotokolan tetap Lembaga Wali Nanggroe.

Sidang yang dibuka oleh Ketua Tuha Lapan Lembaga Wali Nanggroe Tgk. Yusuf ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Desember 2019 di Kompleks Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Aceh Besar.

Dalam sambutan pembukaan sidang, Tgk. Yusuf memaparkan bahwa saat ini, jumlah anggota Majelis Tuha Peut sebanyak tujuh orang. Karena itu, pihaknya memandang perlu penyempurnaan keanggotaan Majelis Tuha Peut melalui mekanisme pengisian formasi yang masih kosong sebanyak 10 orang lagi.

“Anggota Majelis Tuha Peut yang akan terpilih melalui mekanisme pengisian ini nantinya akan menjadi anggota Tuha Peut dengan masa keanggotaan mengikuti sisa masa keanggota Tuha Peut yang selama ini masih tersisa,” kata Tgk. Yusuf.

Selain itu, pada sidang tersebut, Tgk. Yusuf juga menyampaikan rancangan awal pembentukan bentara sebagai salahsatu fungsional Lembaga Wali Nanggroe. “Pasal 4 ayat 3 Qanun Nomor 10 Tahun 2019 menyebutkan bahwa, Majelis Fungsional selain yang diamanahkan pembentukannya dalam UUPA, Wali Nanggroe juga dapat membentuk majelis fungsional sesuai dengan kebutuhan,” kata Tgk. Yusuf.

Sedangkan mengenai Keprotokolan Wali Nanggroe, Tgk. Yusuf menyebutkan bahwa pasal 96 ayat 4 mengamanahkan bahwa Protokoler Lembaga Wali Nanggroe dilakukan dengan segala perangkatnya sesuai dengan tradisi sejarah dan adat istiadat rakyat Aceh.

“Ketentuan lebih lanjut diatur dalam Reusam Wali Nanggroe.”

Agenda lainnya yang akan dibahas dalam Sidang Mejelis Tinggi Wali Nanggroe kali ini juga mengenai status hukum Waliyul Ahdi, yaitu Pemangku Wali Nanggroe atau perangkat kerja Wali nanggroe apabila Wali Nanggroe tidak dapat melaksanakan tugas.

“Untuk proses lebih lanjut, mari kita musyawarahkan bersama langkah-langkah yang harus kita laksanakan untuk menyelesaikan agedan rapat ini,” kata Tgk. Yusuf.

Tags: wali nanggroe
Previous Post

Teuku Riefky Sampaikan Belasungkawa Meninggalnya Bupati Aceh Selatan

Next Post

Prodi BKI UIN Ar-Raniry Gelar Simposium Konseling Internasional

Next Post

Prodi BKI UIN Ar-Raniry Gelar Simposium Konseling Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Satu Lagi Prajurit Pasukan PBB UNIFIL Tewas di Lebanon

Satu Lagi Prajurit Pasukan PBB UNIFIL Tewas di Lebanon

05/06/2026
‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

05/06/2026
14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026
Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

04/06/2026
Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

04/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

Jelang Musda, Pertemuan Mualem dan Nurdiansyah Alasta Jadi Sorotan Politik Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com