Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Diuji Coba China, Rudal JL-3 Bisa Hantam Seluruh AS

Admin1 by Admin1
25/12/2019
in Internasional
0

BEIJING – China telah menguji coba rudal balistik antarbenua JL-3 yang diluncurkan dari kapal selam. Menurut Pejabat Pentagon, misil itu bisa menghantam seluruh wilayah Amerika Serikat (AS) dengan hulu ledak nuklir.

Uji coba misil Beijing dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa Korea Utara sedang mempersiapkan peluncuran rudal jarak jauhnya, yang mungkin dilakukan pada hari Rabu (25/12/2019).

Dua pejabat Pentagon yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan uji coba penembakan rudal balistik JL-3 dilakukan pada hari Minggu di Laut Bohai di lepas pantai China utara. Misil itu ditembakkan dari kapal selam kelas Jin dengan posisi tenggelam di bawah laut.

Penembakan rudal JL-3 juga dipantau oleh satelit intelijen AS dan platform lainnya dengan posisi uji coba berada di laut yang sama dan penerbangan misilnya dipantau bergerak ke arah barat.

Tidak ada rincian penjelasan lain dari peluncuran misil tersebut, termasuk apakah uji coba itu berhasil atau tidak.

Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel David W. Eastburn mengaku tidak memiliki informasi tentang peluncuran misil JL-3 China.

Peluncuran misil itu berselang tak lama setelah badan-badan intelijen AS mengeluarkan laporan yang meminta kewaspadaan atas potensi uji coba rudal jarak jauh oleh Korea Utara. Uji coba rudal jarak jauh oleh Korea Utara bisa saja terjadi hari ini, karena rezim Kim Jong-un sudah mengancam akan memberikan “hadiah Natal” tak mengenakkan kepada Washington jika tidak menawarkan konsesi terkait denuklirisasi sampai akhir tahun ini.

Seorang pejabat AS mengatakan, pemerintahan Donald Trump siap untuk mengambil tindakan keras terhadap Korea Utara jika Pyongyang mengakhiri moratorium uji coba rudal jarak jauh. Pejabat itu tidak merinci tindakan apa yang akan diambil pemerintah Trump.

JL-3 adalah bagian utama dari pasukan nuklir strategis China yang mencakup rudal kapal selam baru, rudal berbasis darat baru termasuk rudal DF-42 multi-hulu ledak, pengembangan pesawat pembom strategis baru dan peningkatan pesawat lama berkemapuan nuklir.

Tes misil pada hari Minggu adalah peluncuran keempat JL-3 dalam dua tahun terakhir. Tes ini menjadi indikasi bahwa China dengan cepat mengembangkan senjata.

Tes pertama misil JL-3 berlangsung pada Desember 2018 dan tes berturut-turut dilakukan pada Juni dan Oktober.

Seperti tes hari Minggu, penembakan misil JL-3 pada Oktober terjadi dari Laut Bohai dan terbang ke barat ke zona benturan di gurun Gobi. JL-3 adalah sistem rudal baru dengan perkiraan jarak jangkauannya 5.600 mil. Sebaliknya, JL-2 yang saat ini digunakan militer China memiliki jangkauan 4.350 mil.

Pensiunan Kapten Angkatan Laut AS, James E Fanell, mengatakan, tes penerbangan sesaat sebelum Natal, jika dikonfirmasi, bukan hanya demonstrasi dari kemajuan yang telah dibuat Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dalam teknologi SLBM (rudal balistik yang diluncurkan kapal selam).”Tetapi juga merupakan pernyataan kepada AS, dan dunia, niat strategis Beijing untuk membuat AS dalam bahaya dari intimidasi nuklir China,” kata dia seperti dikutip Washington Times.

“Secara operasional, peluncuran ini bukan kejutan dan menunjukkan perfusi parade hari nasional China 1 Oktober dari rudal JL-2 sebagai (senjata yang) mewakili tingkat teknologi maksimum rudal Angkatan Laut PLA,” ujar Fanell.

“Kenyataannya adalah China mewakili ancaman eksistensial yang sama terhadap perdamaian dan keamanan global yang disajikan oleh Uni Soviet kepada dunia 30 tahun yang lalu,” kata dia.

Media pemerintah China sendiri tidak merahasiakan rencananya untuk menggunakan serangan rudal yang diluncurkan kapal selam terhadap AS.

Surat kabar Partai Komunis China, Global Times pada 2013 menerbitkan laporan yang menguraikan rencana serangan rudal nuklir yang diluncurkan kapal selam terhadap wilayah AS bagian barat yang diperkirakan akan membunuh hingga 12 juta orang Amerika melalui kombinasi ledakan dan radiasi.

Laporan tersebut—menggunakan peta yang menunjukkan zona ledakan potensial—menyatakan bahwa rudal nuklir JL-2 akan menargetkan area di Seattle, San Francisco dan Los Angeles yang akan menyebarkan radiasi ke timur hingga ke Chicago.

“Secara umum, setelah rudal nuklir menghantam sebuah kota, debu radioaktif yang dihasilkan oleh 20 hulu ledak akan menyebar oleh angin, membentuk daerah yang terkontaminasi untuk ribuan kilometer,” bunyi laporan Global Times pada saat itu.

Sumber: Sindonews.com

Tags: JL-3 Chinarudal china
Previous Post

WNI Masih Ditawan Abu Sayyaf, Prabowo Segera Bertemu Menhan Filipina

Next Post

Warga Lamnga Kenang 15 Tahun Tsunami dengan Doa dan Zikir

Next Post

Warga Lamnga Kenang 15 Tahun Tsunami dengan Doa dan Zikir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Satpol PP Aceh Jaya Cegat Pencari Sumbangan Berkedok Dayah dan Anak Yatim

Satpol PP Aceh Jaya Cegat Pencari Sumbangan Berkedok Dayah dan Anak Yatim

23/01/2026
Sekda Aceh Dorong Belanja Bahan Baku MBG dari Daerah

Sekda Aceh Dorong Belanja Bahan Baku MBG dari Daerah

23/01/2026
Bank Aceh Raih Penghargaan Bergengsi di 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards 2026, Direktur Utama Fadhil Ilyas Dinobatkan Sebagai Best CEO

Bank Aceh Raih Penghargaan Bergengsi di 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards 2026, Direktur Utama Fadhil Ilyas Dinobatkan Sebagai Best CEO

23/01/2026
Awal Mula dan Alasan Syifa Pilih Gabung Jadi Militer AS

Awal Mula dan Alasan Syifa Pilih Gabung Jadi Militer AS

23/01/2026
Prabowo soal RI Ikut Dewan Perdamaian: Peluang Capai Damai di Gaza

Prabowo soal RI Ikut Dewan Perdamaian: Peluang Capai Damai di Gaza

23/01/2026

Terpopuler

Sosok ‘Mabit’ Baru Aceh di Malaysia Ternyata Bernama Zahra

Sosok ‘Mabit’ Baru Aceh di Malaysia Ternyata Bernama Zahra

21/01/2026

Diuji Coba China, Rudal JL-3 Bisa Hantam Seluruh AS

Pelaku Pengancaman dan Percobaan Perusakan di Kantor BPKD Ditangkap

“Mualem Bukan Nikah dengan Vie Shanti, Tapi Adik Tiri-nya…”

Mualem dan ‘Mabit’ ke 5 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com