Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ribuan Warga Terjebak di Pantai Australia Akibat Kebakaran

Admin1 by Admin1
01/01/2020
in Internasional
0

MELBOURNE – Ribuan warga lari ke pantai di sepanjang wilayah pantai timur Australia untuk menyelamatka ndiri dari kebakaran yang semakin membahayakan pada Selasa (31/12). Pemerintah telah menyiapkan kapal angkatan laut dan helikopter militer untuk membantu evakuasi dan pemadaman kebakaran.

Pejabat pemerintah menyerukan dukungan militer Australia dan bantuan dari kru pemadam asal Amerika Serikat (AS) dan Kanada saat otoritas mengonfirmasi dua orang tewas tadi malam.

Hingga saat ini total 11 orang tewas akibat kebakaran yang berlangsung sejak awal Oktober. Kebakaran itu telah menghancurkan lebih dari 4 juta hektare lahan dan kebakaran baru terus terjadi akibat suhu panas dan angin kencang di wilayah yang kekeringan.

Lebih dari 200 kebakaran sekarang melanda wilayah New South Wales (NSW) dan Victoria, mengancam beberapa kota dan merusak jaringan listrik, seluler dan internet.

“Ini mutlak salah satu musim kebakaran terburuk yang pernah kami lihat,” papar Shane Fitzsimmons, komisioner Badan Kebakaran Desa NSW.

“Ini masih menjadi malam berbahaya yang sangat lama dan sulit ke depannya. Ini akan menjadi hari sulit lainnya besok,” ujar dia, dilansir Reuters.

Otoritas menyatakan garis depan kebakaran bergerak mendekati pantai dan memperingatkan warga di sekitar itu untuk berlindung ke dekat pantai.

Sekitar 4.000 orang di kota Mallacoota di Victoria menuju pantai setelah jalan utama tertutup kebakaran. Yang tak bisa ke pantai, mengungsi di gedung publik lainnya.

“Ini terlihat seperti Armageddon. Ini mengerikan,” ungkap David Jeffrey, pemilik rumah penginapan Wave Oasis.

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

Mualem Ajak Koalisi Aceh Bermartabat Lebih Kritis Awasi Pembangunan

Next Post

AS Jengkel pada Rusia dan China karena Latihan Perang Bersama Iran

Next Post

AS Jengkel pada Rusia dan China karena Latihan Perang Bersama Iran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com