Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ghazali Abbas: Tinggalkan Praktik Politik Hegemoni di DPR Aceh

Admin by Admin
07/01/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Mantan anggota DPD RI asal Aceh, Ghazali Abbas Adan, turut mengomentari polemic yang sedang berlangsung di DPR Aceh.

“Saya harus mengatakan, bahwa praktik sistem partai hegemonik adalah mimpi buruk dalam kehidupan demokrasi Indonesia di masa Orde baru,” kata Ghazali Abbas Adan dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi atjehwatch.com, Selasa 7 Januari 2020.

Menurutnya, dalam masa kelam politik Orde baru terkenal dengan praktik sistem partai politik hegemoni (the hegemonic party systems), yakni disain politik mayoritas tunggal (single manjority), apakah dengan partai tunggal atau marger (koalisi)  beberapa partai politik, dengan demikian sipemilik single manjority dapat dengan mudah memiliki instrumen politik untuk mendapatkan apa saja yang ditarget dan diinginkannya.

Kata Ghazali, di Aceh negeri syariat Islam dengan rupa-rupa kekhususan masih seperti yang terlihat saat ini, berkaitan dengan alat kelengkapan dewan (AKD) yang  belum terbentuk.

“Dari fakta ini harapan saya, dan saya yakin juga harapan seluruh rakyat Aceh niscaya wakil-wakil pilihan yang cerdas-cerdas dan amanah sebagai pengemban amanah rakyat di parlemen Aceh  segera pastikan ada AKD dan dengan segera pula program aksi dan kiprah pro-rakyat anggota parlemen Aceh menjadi kenyataan demi kemaslahatan dan kesejahteraan hidup rakyat banyak di seluruh tanah Aceh.”

“Harapan saya dan juga rakyat Aceh niscaya dalam kehidupan berparlemen di Aceh, wabil khusus DPRA adanya kebersamaan, kolektif kolegial, baik  pimpinan dan segenap Anggota DPRA yang terhormat, berakhlak mulia dan amanah, apapun suku, asal partai politik dan fraksi di DPRA.”

“Apabila almukarramun walmuhtaramun anggota DPRA sependapat dengan saya bahwa sistem kepartaian hegemonik tidak sesuai dengan semangat kehidupan demokrasi, berbanding terbalik dan tidak sesuai dengan firman dan doktrin Allah surah al-Maidah ayat 2 tersebut, maka di DPRA tidak ada budaya mutlak- mutlakan/rakus-rakusan.  Untuk itu tinggalkan praktik politik hegemoni, dengan tujuan utama niscaya ada kebersamaan dalam upaya mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat banyak di seluru tanah Aceh,” katanya lagi. []

 

Previous Post

SBY Tulis Krisis Timur Tengah; Perang Karena Miskalkulasi, Pemimpin Eratik dan Nasionalisme ekstrem

Next Post

Polres Aceh Jaya Rotasi Tiga Posisi Penting

Next Post

Polres Aceh Jaya Rotasi Tiga Posisi Penting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Ghazali Abbas: Tinggalkan Praktik Politik Hegemoni di DPR Aceh

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com