Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Rafli: Aceh Butuh Kompensasi Kesejahteraan

Admin1 by Admin1
13/01/2020
in Nasional
0

JAKARTA – Anggota DPR RI asal Aceh, Rafli, mengatakan ada kebekuan komunikasi yang terjadi antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat.

Hal ini diungkapkan Rafli dalam interupsinya pada rapat paripurna ke 7 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Gedung Senayan Jakarta, Senin 13 Januari 2020.

“Ada kebekuan komunikasi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat. Sementara harapan kita internal Aceh sudah membulatkan satu sikap politik demi Aceh yang lebih baik kedepan.”

“Hari ini teman – teman kita dari mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM-red) sudah duduk bersama merumuskan sebuah konsesus yang dinamis dan penting tentang persoalan politik. Bila kesepakatan ini sudah ada, harapan kami sebagai rakyat Aceh, konsensus ini nantinya menjadi sebuah landasan bahwa pemerintahan pusat bukan hanya memberikan kompensasi politik bagi Aceh, seperti dana otonomi khusus dan sebagainya, melainkan bagaimana semangat Pemerintah Pusat ingin memberikan kompensasi kesejahteraan yang utuh bagi Aceh, hingga kesejahteraan rakyat Aceh itu menjadi harkat martabat Pemerintah Pusat,” kata Rafli yang terpilih dari PKS ini.

Selain itu, Rafli juga menanggapi statemen Menteri Agama RI yang disinyalir menyudutkan, dengan menyebut Aceh Intoleran di media massa.

“Statement Menteri Agama (Fakhurrazi) akhir – akhir ini kita lihat kurang produktif, wa bil khusus untuk Aceh yang beliau bilang Intoleran. Padahal bila kita lihat lebih dalam filosofisnya, Aceh merupakan sebuah negeri yang sangat kooperatif dan dinamis serta komunikatif. Nah, terkait ini kita harap, Jangan ada lagi bahasa seperti itu, apalagi beliau sendiri punya historis dengan Aceh, semestinya perlu pertimbangan,”kata Rafli.

Tags: Rafli kande
Previous Post

Luhut Klaim UEA Minat Investasi Properti di Aceh

Next Post

PP KORI Aceh Gelar Sosialisasi Penanganan Cedera Sederhana

Next Post

PP KORI Aceh Gelar Sosialisasi Penanganan Cedera Sederhana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menyulut Semangat Literasi dari Madrasah Pelosok Negeri

Menyulut Semangat Literasi dari Madrasah Pelosok Negeri

25/05/2026
Farah Najiha; Santri Asal Cot Abeuk yang Piawai Berbahasa Inggris

Farah Najiha; Santri Asal Cot Abeuk yang Piawai Berbahasa Inggris

25/05/2026
Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

PLN Sebut Listrik di Aceh Sudah Pulih

25/05/2026
ASDP dan Pemerintah Aceh Garap Jalur Logistik Jakarta-Malahayati

ASDP dan Pemerintah Aceh Garap Jalur Logistik Jakarta-Malahayati

25/05/2026
DPPKBPP dan PA Aceh Besar Perkuat Koordinasi bersama IDAI Aceh

DPPKBPP dan PA Aceh Besar Perkuat Koordinasi bersama IDAI Aceh

25/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com