Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Geuchik Lawe Sagu Hulu Diduga Selewengkan Anggaran SPAL 

Admin1 by Admin1
17/01/2020
in Lintas Tengah
0
Uang untuk Diberikan ke Masyarakat di APBA 2020 Rp103 Miliar

Ilustrasi

KUTACANE – Geuchik Desa Lawe Sagu Hulu diduga mark up alias menggelembungkan anggaran proyek Sanitasi Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2019.

Modus operandi yang dilakukan terbilang profesional. Rencana anggaran biaya (RAB SPAL) tersebut yang seharusnya direncanakan dan dibuat oleh perangkat desa, malah dikerjakan oleh pihak ketiga. Pihak ketiga yang dimaksud diduga sudah bersekongkol jahat dengan sang geuchik.

“Itu dikerjakan oleh pihak ketiga, kami pendamping desa bidang teknis, malah tidak dilibatkan. Kami kesusahan mendapat RAB tersebut. Untuk bahan laporan kami saja harus kami ambil dari BPMD,” ujar M .

Akibatnya, anggaran pekerjaan kontruksi SPAL tersebut membengkak hingga Rp 500 juta lebih. Besarnya anggaran pekerjaan SPAL tersebut berdampak pada tidak dianggarkannya urusan wajib yang seharusnya menjadi perioritas penggunaan dana desa.

Misalnya, anggaran pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang sejatinya menjadi perioritas malah dinihilkan dua tahun berturut-turut, terhitung sejak 2018 hingga 2019.

Dugaan mark up pekerjaan SPAL tersebut diperkuat dari hasil analisa salah seorang sumber, sebut saja Z. Menurut Z, harga satuan per meter kubik digelembungkan melebihi harga satuan di tingkat kabupaten.

Membengkaknya anggaran pekerjaan SPAL tersebut diduga menjadi ladang mendulang rupiah oleh sang Geucik. Sebab, selain anggaran yang dibengkakkan, pekerjaan SPAL terkesan asal jadi. Modus korupsi geucik diperparah dengan menekan ongkos pekerja.

Tim Pengelola Kegiatan (PK) yang sejatinya mengendalikan dan mengerjakan pekerjaan konstruksi itu malah tidak dilibatkan. Mulai dari penarikan uang, belanja barang hingga pembayaran upah pekerja dihandle oleh sang geucik.

Sang Geuchik inisial AS saat dikonfirmasi atjehwatch.com Rabu 15 Januari, membenarkan bahwa APBDes dan RAB desa dikerjakan oleh pihak ketiga. Malah mengatakan itu sudah menjadi rahasia umum. Anehnya, untuk besaran volume SPAL dan satuan harga per meter kubik, Geucik AS mengaku tidak tahu.

“Pembuatan ABDES dan RAB Itu kan sudah menjadi rahasia umum. Volumenya saya tidak tahu, harga satuannya juga saya tidak tahu, silahkan tanya ke inspektorat,” ujar AS saat menjawab atjehwatch.com, Rabu 15 Januari 2019.

Camat Lawe Bulan, Zahrul Akmal, saat dimintai tanggapan terkait hal tersebut, mengaku tidak tahu, sebab pembuatan APBDES dan RAB pekerjaan kontruksi desa sepenuhnya menjadi wewenang para pihak di desa. Meski demikian, Zahrul Akmal berjanji akan memeriksa kebenaran informasi tersebut. []

Laporan Sapti Andri

 

Previous Post

Ini Komposisi AKD Hasil Paripurna DPR Aceh

Next Post

Warga Miskin Terima Bantuan Sembako dari Sat Reskrim Polres Pijay

Next Post

Warga Miskin Terima Bantuan Sembako dari Sat Reskrim Polres Pijay

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

12/02/2026
Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

12/02/2026
UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

12/02/2026
Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

Pemkab Pijay Terima Rp4,9 Miliar Bantuan Presiden untuk Meugang Korban Terdampak Bencana

12/02/2026
Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

12/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

Pengurus KONI Abdya Dilantik, Zulkarnaini Sebagai Ketua Umum

Isu Nikah Pejabat Aceh Mengemuka, Muadi Buloh: Jangan Alihkan Fokus dari Akuntabilitas Publik

Di Pelantikan KONI Abdya, Dr. Safaruddin: Terimakasih Kepada Rusman dan Jufri Yusuf

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com