Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Diduga Terpapar Virus Korona, Balita Asal China di Rawat di Manado

Admin1 by Admin1
04/02/2020
in Nasional
0

MANADO – Seorang balita asal China diduga terpapar virus korona. Balita berusia 2,5 tahun tiba di Manado bersama orangtuanya sejak 21 Januari 2020 lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Medik, RSUP Prof Kandou dr Hanry Takasenserang mengatakan pasien sendiri dalam riwayat yang diterima telah mengalami sakit demam dan batuk selama sembilan hari lamanya.

“Balita berusia 2,5 tahun ini, mengalami demam dan batuk berkepanjangan semenjak tiba di Kota Manado,” ujar dr Hanry, Selasa (4/2/2020).

Pasien tersebut sebelumnya pernah berobat di rumah sakit swasta saat pertama tiba di Manado, namun karena tak kunjung sembuh kemudian dirujuk ke RSUP Prof Kandou.

“Karena melihat riwayat sakit yang sudah cukup lama, serta pasien berasal dari China, dugaan terpapar virus corona ada, sehingga langsung diisolasi dan menjalani prosedur penanganan yang telah ada,” jelas dr Hanry.

Namun dr Hanry mengaku belum bisa menyimpulkan balita turis China tersebut terpapar virus korona, walaupun dengan gejala yang ada termasuk dalam kriteria. Meski demikian, prosedur pengawasan dan tindakan kewaspadaan tetap dilakukan.

“Sesuai protokol yang ada, diambil lapisan tenggorokan dan dahaknya untuk dikirim ke laboratorium Balitbangkes. Kita tunggu hasil. Saat ini, pasien dalam penanganan dokter anak dan dokter spesialis,” kata Takasenserang.

Orangtua dari balita yang berasal dari Hunan, China itu juga sudah diperiksa sampelnya, namun waktu datang orangtua tidak ada gejala seperti anaknya. Hanya saat ini, orang tua ikut menjaga anaknya di ruang isolasi Irina F.

Sumber: Okezone.com

Tags: virus corona
Previous Post

Aminullah Minta Bank Aceh Syariah Genjot Pembiayaan Sektor Produktif

Next Post

Aliran Setrum di Aceh Kembali Normal

Next Post

Aliran Setrum di Aceh Kembali Normal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Posko Bencana Aceh Imbau Warga Terdampak Laporkan Kerusakan Rumah

BNPB Libatkan 220 Mahasiswa Verifikasi Data Kerusakan Rumah Akibat Banjir Aceh Timur

17/01/2026
Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

17/01/2026
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

17/01/2026
Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

17/01/2026
Krak, TNI AD Sebut Baut Hilang di Jembatan Bailey Aceh Sudah Terpasang Kembali

Pembangunan Jembatan di Aceh Timur dan Utara Sangat Mendesak

17/01/2026

Terpopuler

Kartu JKN Sebagai Syarat Buat SIM Dinilai Menyulitkan Masyarakat

“Pansel JPT Aceh Layak Dibubarkan”

16/01/2026

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

UIN Raden Fatah Salurkan Sumor Bor di Aceh

Diduga Terpapar Virus Korona, Balita Asal China di Rawat di Manado

RSUD Aceh Tamiang Aktifkan ICU Mini untuk Layani Korban Bencana

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com