Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Sejarawan Temukan Kerangka Manusia Muslim Pertama di Amerika

Admin1 by Admin1
20/02/2020
in Sosok
0
Sejarawan Temukan Kerangka Manusia Muslim Pertama di Amerika

SELAMA bertahun-tahun, para sejarawan dari semua latar belakang berupaya penuh untuk menemukan kerangka manusia dan barang-barang milik seorang muslim yang terkubur di Washington, DC, hampir 200 tahun yang lalu. Hal ini dilakukan karena terkait dengan sejarah perkembangan Islam di Amerika.

Melansir dari About Islam, Rabu (19/2/2020), Yarrow Mamout merupakan satu di antara puluhan atau jutaan ribu muslim yang dibawa ke Amerika selama masa perdagangan budak. Tetapi, hanya sedikit sejarawan yang memiliki banyak informasi.

Ruang bawah tanah Q Street yang berada di seberang Volta Park di Washington, DC, sedang direnovasi ketika para pekerja menemukan empat kerangka manusia, pada 4 Februari lalu.

Menurut sejarawan Washington, setidaknya ada satu set jenazah yang mungkin berasal dari Yarrow Mamout, seorang lelaki Afrika yang ditangkap dari Guinea pada abad ke-18 dan dipaksa menjadi budak di Amerika. Ia membeli sendiri kebebasannya setelah bertahun-tahun menabung.

“Dia orang yang berpendidikan. Dia membaca dan berbicara bahasa arab. Ia telah diculik di Afrika Barat dan dibawa ke Maryland,” kata Jerry McCoy, seorang pustakawan koleksi khusus di perpustakaan umum DC kepada Georgetowner.

Selain hemat dan pekerja keras, Yarrow juga diizinkan untuk mencari uang tambahan ketika ia menjadi seorang budak.

Setelah bebas, ia terus membuat batu bata, arang, dan keranjang serta melakukan pekerjaan lainnya. Dia menyimpan uangnya, membeli tanah, dan tinggal di sebuah rumah kayu di tempat yang sekarang bernama 3324 Dent Place NW.

Menurut James H. Johnston, penulis From Slave Ship to Harvard: Yarrow Mamout and the History of an African American Family, harta milik Yarrow merupakan satu-satunya di Amerika Serikat yang diketahui, dimiliki, dan diduduki oleh seorang budak yang berasal dari Afrika. “Dia diakui sebagai perenang terkuat di sungai Potomac. Dia adalah legenda lokal,”sambungnya.

Sebuah penyelidikan forensik sedang berlangsung untuk menentukan apakah sisa-sisa kerangka tersebut milik Mamout, seorang muslim dan pria yang dikenal sebagai orang yang serba tahu di Georgetown. “Ini akan menjadi penemuan yang luar baisa jika itu dapat dibuktikan melalui DNA,” kata McCoy.

Yarrow juga termasuk salah satu dari budak yang lukisannya mirip dengan potret minyak terkenal. Setidaknya, dia telah dua kali menjadi model untuk seniman. Pertama, pada 1819, ia dilukis oleh Charles Willson Peale, yang juga melukis George Washington, Benjamin Franklin, dan Thomas Jefferson.

Warisan Yarrow saat ini berada di tempat-tempat yang mengejutkan seperti Yaro Collective, sekelompok muslim profesional muda di area Washington yang mengorganisasi dan mempublikasikan acara budaya dan komunitas. Koleksi ini dinamai menurut ejaan alternatif dari Yarrow. Ia meninggal pada 1823, sekitar 87 tahun. Pada 22 Agustus menjadi perayaan ke-220 atas kebebasannya dari perbudakan.

Sumber: okezone.com

Previous Post

Satu Rumah di Gampong Beuringen Dilalap Sijago Merah

Next Post

Sekda Pantau Sembilan Aktivitas Kepala SKPA

Next Post
Sekda Pantau Sembilan Aktivitas Kepala SKPA

Sekda Pantau Sembilan Aktivitas Kepala SKPA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa PKM dan KPM UIN Ar-Raniry Silaturahmi ke KRI di Songkhla

Mahasiswa PKM dan KPM UIN Ar-Raniry Silaturahmi ke KRI di Songkhla

21/08/2026
SEMMI Pidie Jaya Apresiasi Irwasda Polda Aceh Pilih Maafkan Pelaku Pemukulan

SEMMI Pidie Jaya Apresiasi Irwasda Polda Aceh Pilih Maafkan Pelaku Pemukulan

21/08/2026
Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

21/08/2026
Ketua DPRK Banda Aceh Advokasi Anggaran untuk Pembangunan Menara Masjid Taqwa Seutui

Ketua DPRK Banda Aceh Advokasi Anggaran untuk Pembangunan Menara Masjid Taqwa Seutui

21/08/2026
Bupati Abdya Imam Shalat Subuh di Lapas Kelas IIB Blangpidie

Bupati Abdya Imam Shalat Subuh di Lapas Kelas IIB Blangpidie

21/08/2026

Terpopuler

Sejarawan Temukan Kerangka Manusia Muslim Pertama di Amerika

Sejarawan Temukan Kerangka Manusia Muslim Pertama di Amerika

20/02/2020

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com