Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Zigzag Politik Mahathir

Admin1 by Admin1
26/02/2020
in Internasional
0

KUALA LUMPUR – Mahathir Mohammad (94) kini menjadi pemain kunci dalam kekisruhan politik Malaysia. Dia mengusulkan diri untuk memimpin pemerintahan persatuan dan mengundang anggota parlemen yang membelot untuk kembali bergabung dengan koalisi.

Usulan pemerintahan persatuan itu setelah pengunduran diri Mahathir sebagai perdana menteri (PM). Ide koalisi besar disampaikan kepada para pemimpin partai politik besar saat bertemu dengannya pada kemarin pagi.

“Tidak adanya kandidat lain, maka memunculkan Mahathir untuk membentuk pemerintahan,” kata satu dari empat sumber yang mengetahui permasalahan dilansir Reuters.

“Tidak ada entitas politik. Kita mungkin membentuk pemerintahan tanpa partai,” ujar sumber tersebut.

Hal itu dikuatkan sumber kedua yang menyatakan rencana pemerintahan persatuan nonpartisan. Berbagai sumber itu enggan menyebutkan namanya karena mereka tidak memiliki hak untuk berbicara pada media. Kantor Mahathir pun belum memberikan komentar.

Pengunduran diri Mahathir bisa menjadi langkah efektif di tengah koalisi Pakatan Harapan (PH) yang rapuh dan tidak populer karena ada tuntutan agar digelar sukses terhadap Anwar Ibrahim, 72.
Skenario pengunduran diri mendadak membebaskan Mahathir dari janji untuk menyerahkan kekuasaannya kepada Anwar sebelum masa kekuasaannya berakhir pada 2023. “Dia (Mahathir) memiliki kebebasan total untuk memutuskan apa yang disukainya,” ujar Direktur Lembaga Jajak Pendapat Merdeka, Ibrahim Suffian.

Pakar politik Universitas Utara Malaysia Ahmad Martadha Mohamed mengungkapkan, Mahathir kini menjadi “kingmaker” dan orang satu-satunya yang bertanggung jawab dalam nasib politik Malaysia. “Pengunduran diri PM dan Bersatu dari PH menjadikan dia tidak lagi menjadi bagian dari Pakatan Harapan. Tidak ada lagi pakta suksesi dan tidak ada orang yang bisa memaksanya untuk melaksanakan kesepakatan suksesi. Dia bisa memulai lagi untuk menentukan nasib Malaysia,” katanya.

Selanjutnya Oh Ei Sun, peneliti senior dari Institut Kerja Sama Internasional Singapura, juga mengungkapkan hal sama. Apa yang dilakukan Mahathir justru menjadikan dirinya bisa lebih berkuasa dibandingkan dengan semuanya. “Dia (Mahathir) mendapatkan dukungan dari semua sisi. Dia mampu mengikat koalisi untuk bekerja dan kemungkinan melanjutkan jabatan PM sangat kuat,” ujarnya.

Kemudian Profesor James Chin, Direktur Institut Asia di Universitas Tasmania, mengungkapkan keputusan pengunduran diri Mahathir merupakan langkah taktis kalau dia tidak ingin menyerahkan kekuasaan kepada Anwar Ibrahim. Chin pun menjelaskan sejarah pahit antara Mahathir dan Anwar menjadikan suksesi tidak akan pernah terjadi di antara mereka. “Konsesus umum di Kuala Lumpur adalah Anwar tidak akan menjadi PM tahun ini atau tahun depan dan akan kehilangan kesempatan menjadi PM,” katanya.

Pengalaman Mahathir menjadikan dia mendapatkan dukungan dari banyak partai. Di tengah ekonomi yang semakin tidak pasti dan ancaman virus korona, menurut Martadha Mohamed, Malaysia membutuhkan pemimpin yang mampu. “Semua orang mengatakan Mahathir adalah orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut,” katanya.

Itu terbukti karena Partai Bersatu menolak pengunduran diri Mahathir sebagai ketua partai tersebut. Partai Aksi Demokratik (DAP) juga meminta Mahathir agar tetap melanjutkan kekuasaannya. “Dia (Mahathir) merupakan orang yang paling disukai jadi PM berikutnya,” kata anggota parlemen DAP, Ong Kian Ming.

Sementara itu, melansir Channel News Asia, seluruh anggota parlemen, termasuk Mahathir Mohamad, akan bertemu dan diwawancarai Raja Malaysia Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah untuk mengetahui siapa kandidat yang tepat untuk PM baru. Dalam konferensi pers, juru bicara Istana, Ahmad Fadil Shamsuddin mengungkapkan, raja akan melakukan wawancara semua anggota parlemen sebanyak 221 orang dalam sesi sekitar dua hingga tiga menit. Wawancara itu juga akan disaksikan oleh Kepala Sekretaris Pemerintahan Mohd Zuki Ali.

“Semua anggota parlemen telah diberi tahu tentang wawancara tersebut kemarin (24/2) oleh otoritas Istana,” kata Shamsuddin.

“Kita telah mengidentifikasi anggota parlemen yang akan diwawancara. Saya tidak memiliki mandat untuk mengungkap siapa mereka,” katanya.

Sebanyak 90 anggota parlemen telah dipanggil ke istana kemarin, sisanya akan datang pada hari ini. “Raja akan mengumumkan langkah berikutnya setelah menyelesaikan wawancara,” kata Shamsuddin. Dia mengungkapkan, kebijakan Raja Malaysia tersebut akan dilakukan transparan dan hasilnya diumumkan ke media.

“Ini pertama kalinya audiensi raja akan digunakan untuk menentukan PM,” katanya.

Dalam konstitusi federal Malaysia, raja bisa memilih PM untuk memimpin kabinet, tetapi penunjukan tersebut mendapatkan kepercayaan mayoritas anggota parlemen.

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

Tiga Wilayah di China Turunkan Level Respon Darurat Virus Corona

Next Post

Kota Bandung Tiru Mal Pelayanan Publik Milik Banda Aceh

Next Post

Kota Bandung Tiru Mal Pelayanan Publik Milik Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemulihan Jalur Penghubung Gayo Lues-Aceh Timur Dikebut

Pemulihan Jalur Penghubung Gayo Lues-Aceh Timur Dikebut

25/08/2026
KPM UIN SUNA Sumbang 5 Dus Air Mineral untuk Masjid di Gampong Matang Baroh

KPM UIN SUNA Sumbang 5 Dus Air Mineral untuk Masjid di Gampong Matang Baroh

25/08/2026
Dishub Kota Banda Aceh Gembok 10 Mobil yang Parkir pada Kawasan Tertib Lalu Lintas

Dishub Kota Banda Aceh Gembok 10 Mobil yang Parkir pada Kawasan Tertib Lalu Lintas

25/08/2026
Pedagang Ranup Kini Menjajakan Dagangan di depan MPP Banda Aceh

Pedagang Ranup Kini Menjajakan Dagangan di depan MPP Banda Aceh

25/08/2026
Sorot Rekomendasi DPRK Soal Perusahaan Tambang Samadua, GerPALA : Tak Ada Power, Nggak Jelas Poin

Sorot Rekomendasi DPRK Soal Perusahaan Tambang Samadua, GerPALA : Tak Ada Power, Nggak Jelas Poin

25/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Zigzag Politik Mahathir

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com