Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aminullah: QRIS Sejalan dengan Program Smart City Banda Aceh

Admin1 by Admin1
12/03/2020
in Nanggroe
0
Aminullah: QRIS Sejalan dengan Program Smart City Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyebut layanan atau aplikasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) sejalan dengan program smart city yang tengah diterapkan Pemko Banda Aceh.

Hal itu ia sampaikan saat membuka sosialisasi QRIS di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Rabu 11 Maret 2020. Acara tersebut diikuti oleh para pimpinan perbankan dan ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

QRIS sendiri merupakan metode transaksi pembayaran dengan menggunakan scan kode QR yang sudah distandardisasi oleh Bank Indonesia. “Nantinya, masyarakat dapat membayar dengan scan kode QR saja di seluruh merchant termasuk UMKM yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS,” katanya.

Sementara Banda Aceh telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu kota percontohan penerapan smart city. Dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Banda Aceh termasuk dalam Gerakan Menuju 100 Smart City. “Jadi, QRIS ini sangat sejalan dan mendukung Banda Aceh smart city,” katanya lagi.

Menurut Aminullah, dukungan dari semua pihak sangat berarti dalam menyukseskan Banda Aceh smart city. “Bank Indonesia selaku otoritas keuangan sebelumnya sudah menggagas pembayaran non tunai melalui kartu, dan sekarang pembayaran digital dengan scan QR.”

Terobosan pemanfaatan TIK juga dilakukan oleh stakeholder lainnya. “Direktorat Jenderal Pajak telah meluncurkan e-filling dan e-billing untuk pelaoran dan pembayaran pajak. Polresta Banda Aceh juga sudah membuka aduan online, perbankan dengan internet bankingnya, dan lain-lain,” katanya.

Pemko Banda Aceh sendiri telah memiliki 95 aplikasi berbasis TIK. “83 aplikasi untuk pelayanan publik seperti, dan 12 sisanya berupa layanan privat atau internal pemerintah. Jumlahnya akan terus kita tambah agar kinerja Pemko Banda Aceh semakin efektif dan efisien,” katanya.

Upaya pihaknya dalam mendorong pemanfaatan TIK juga telah menstimulus perekonomian kota. “Yang paling kentara, UMKM sebagai tulang punggung perekonomian kota tumbuh pesat. Jika di kabupaten/kota lain di Aceh jumlahnya rata-rata masih di bawah 5.000 unit, Banda Aceh sudah punya 12 ribu lebih per 2019 lalu.”

Secara kasat mata, menjamurnya UMKM di Banda Aceh dapat dilihat di area Blang Padang, Ulee Lheue, dan Car Free Day. “UMKM kini menjadi unggulan Banda Aceh, sekaligus pendukung utama sektor pariwisata di samping komplitnya paket destinasi wisata di Banda Aceh mulai dari heritage, kuliner, hingga seni budaya,” ujar Aminullah.

Di tempat yang sama, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis mengatakan QRIS merupakan langkah baru guna memudahkan masyarakat dalam transaksi. “Banda Aceh sebagai salah satu pilot project smart city di Indonesia, menurut saya sangat siap untuk menerapkanya.”

Menurut Zainal, QRIS juga merupakan tindak lanjut dari Gerbang PembayaranNasional (GPN) -sistem yang mengintegrasikan berbagai kanal pembayaran transaksi elektronik atau non tunai. “QRIS lebih simpel, satu untuk seluruh pembayaran. Dengan scan kode QR, pembayaran apapun jadi lebih efisien karena tak perlu bawa uang cash. Juga tak oerlu repot lagi dengan uang kembalian,” katanya.

Kata dia lagi, penggunaan QRIS menjadi gerakan atau momentum penting bagi Banda Aceh dalam pemanfaatan teknologi agar semakin maju dan tak tertinggal dengan daerah lain. “Sosialisasi QRIS ini kita gelar 9-15 Maret 2020 dalam tajuk Pekan QRIS Nasional. Di Banda Aceh puncaknya kita gelar di area CFD pada minggu mendatang.”

Tags: banda aceh
Previous Post

Banda Aceh Calon Tuan Rumah Muktamar IDI Tahun 2021

Next Post

Pemko Banda Aceh Siap Tingkatkan Sinergitas dengan PNM

Next Post
Pemko Banda Aceh Siap Tingkatkan Sinergitas dengan PNM

Pemko Banda Aceh Siap Tingkatkan Sinergitas dengan PNM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Perpisahan Penuh Haru di KUA Kota Fajar: Jejak Pengabdian Ibu Asmidar B Tak Terlupakan

Perpisahan Penuh Haru di KUA Kota Fajar: Jejak Pengabdian Ibu Asmidar B Tak Terlupakan

06/05/2026
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh

06/05/2026
LPPM IAIN Takengon Angkat Isu Transformasi Penggunaan AI di Kalangan Mahasiswa

LPPM IAIN Takengon Angkat Isu Transformasi Penggunaan AI di Kalangan Mahasiswa

06/05/2026
[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

06/05/2026
Nyan, Bupati Pidie Minta Baitul Mal Baru Profesional dan Kejar Program Tertunda

Nyan, Bupati Pidie Minta Baitul Mal Baru Profesional dan Kejar Program Tertunda

06/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Pesantren Al Zahrah Gelar Kompetisi Bidang Olahraga dan Seni Tingkat SMP Sederajat, Catat Waktunya!

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com