Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pertama Kalinya, AS Tes Vaksin Virus Corona kepada Manusia

Admin1 by Admin1
18/03/2020
in Internasional
0
Pertama Kalinya, AS Tes Vaksin Virus Corona kepada Manusia

AS melakukan uji coba vaksin virus Corona baru, COVID-19, untuk pertama kalinya kepada manusia. Foto/NBC News

SEATTLE – Ilmuwan Amerika Serikat (AS) telah memberikan dosis pertama vaksin virus Corona baru, COVID-19, kepada manusia. Uji coba ini menempatkan AS memimpin penelitian perlindungan terhadap virus COVID-19 di tengah melonjaknya pandemi Corona.

Menyuntikkan vaksin dengan hati-hati ke lengan sukarelawan yang sehat, para ilmuwan Kaiser Permanente Washington Research Institute di Seattle memulai penelitian tahap pertama yang ditunggu-tunggu dengan cemas tentang potensi vaksin COVID-19 yang dikembangkan dalam waktu singkat setelah virus baru itu meledak di China dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Kandidat vaksin yang diberi nama kode mRNA-1273 dikembangkan oleh Institut Kesehatan Nasional (NIH) dan perusahaan bioteknologi yang berbasis di Massachusetts, Moderna Inc. Tidak ada kemungkinan peserta dapat terinfeksi dari suntikan karena mereka tidak mengandung virus Corona itu sendiri.

“Kami tim coronavirus sekarang,” kata pemimpin studi Kaiser Permanente, Dr. Lisa Jackson pada malam sebelum eksperimen.

“Semua orang ingin melakukan apa yang mereka bisa dalam keadaan darurat ini,” sambungnya seperti dikutip dari NBC News, Selasa (17/3/2020).

Kaiser Permanente memeriksa puluhan orang, mencari mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan kronis dan saat ini tidak sakit. Para peneliti tidak memeriksa apakah calon relawan sudah memiliki kasus COVID-19 yang ringan sebelum memutuskan apakah mereka memenuhi syarat.

“Jika beberapa melakukannya, para ilmuwan akan dapat mengetahui jumlah antibodi dalam tes darah pra-vaksinasi mereka dan menjelaskan hal itu,” kata Jackson.

Para sukarelawan ini akan dibayar USD100 untuk setiap kunjungan ke klinik dalam penelitian ini.

Associated Press menyaksikan secara langsung uji coba itu. Seorang manajer operasi di sebuah perusahaan teknologi kecil, menerima suntikan di dalam ruang ujian, disusul tiga orang lainnya. Pada akhirnya, suntikan yang sama akan diberikan kepada 45 sukarelawan. Dua dosis suntikan akan diberikan dalam satu bulan terpisah.

“Kita semua merasa sangat tidak berdaya. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi saya untuk melakukan sesuatu,” kata seorang sukarelawan, Jennifer Haller (43) dari Seattle, sambil menunggu kesempatan.

Ia adalah ibu dari dua remaja dan mereka berpikir itu adalah hal yang ‘keren’ bahwa ia mengambil bagian dalam penelitian ini.

Setelah injeksi, dia meninggalkan ruang ujian dengan senyum lebar: “Saya merasa senang.”

Tonggak sejarah Senin ini menandai hanya awal dari serangkaian studi pada orang yang diperlukan untuk membuktikan apakah suntikan itu aman dan bisa bekerja. Bahkan jika penelitian berjalan dengan baik, vaksin tidak akan tersedia untuk digunakan secara luas selama 12 hingga 18 bulan, kata Dr. Anthony Fauci dari Institut Kesehatan Nasional AS.

“Tetap saja, menemukan vaksin adalah prioritas kesehatan masyarakat yang mendesak,” kata Fauci dalam sebuah pernyataan.

“Studi baru, diluncurkan dalam kecepatan rekor, adalah langkah pertama yang penting menuju pencapaian tujuan itu,” ia menambahkan.

Eksperimen di Seattle ini berlangsung beberapa hari setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus baru itu sebagai pandemi karena penyebaran globalnya yang cepat. COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 169.000 orang dan menewaskan lebih dari 6.500.

COVID-19 telah membalikkan tatanan sosial dan ekonomi dunia sejak China pertama kali mengidentifikasi virus itu pada Januari. Pandemi virus Corona telah memaksa sejumlah negara untuk menutup sekolah dan pusat bisnisnya, membatasi perjalanan, membatalkan hiburan dan acara olahraga, serta mendorong orang untuk menjauh satu sama lain.

Sumber: sindonews.com

Tags: amerikavirus corona
Previous Post

Piala Eropa Ditunda hingga Tahun Depan

Next Post

Media Asing Soroti Klaim Jokowi Minum Jamu Tangkal Virus Corona

Next Post
Media Asing Soroti Klaim Jokowi Minum Jamu Tangkal Virus Corona

Media Asing Soroti Klaim Jokowi Minum Jamu Tangkal Virus Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

SMPN 1 Seunagan Raih Juata Satu Pawai Karnaval HUT Nagan Raya

SMPN 1 Seunagan Raih Juata Satu Pawai Karnaval HUT Nagan Raya

22/07/2026
Rapor Hijau untuk Dr. Safaruddin — Zaman Akli, Satu Tahun Memimpin Abdya

Rapor Hijau untuk Dr. Safaruddin — Zaman Akli, Satu Tahun Memimpin Abdya

22/07/2026
Wakapolres Pidie Perkuat Pengawasan Penyidikan, Gelar Perkara Jadi Filter Utama Penegakan Hukum

Wakapolres Pidie Perkuat Pengawasan Penyidikan, Gelar Perkara Jadi Filter Utama Penegakan Hukum

22/07/2026
Qanun MAA Pidie Jangan Hanya Menjadi Dokumen Mati

Qanun MAA Pidie Jangan Hanya Menjadi Dokumen Mati

22/07/2026
Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Pertama Kalinya, AS Tes Vaksin Virus Corona kepada Manusia

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com