Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Riset UI-IPB: Jambu Biji Diprediksi Bisa Mencegah Corona

Atjeh Watch by Atjeh Watch
26/03/2020
in Kesehatan
0

Tim peneliti dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan senyawa-senyawa yang potensial untuk mencegah virus corona, salah satunya dari jambu biji untuk mencegah corona.

Senyawa-senyawa ini terdapat pada bahan alam seperti jambu biji, kulit jeruk, dan daun kelor.

Menurut Rafika Indah Pramita, salah satu tim peneliti, riset yang dilakukan merupakan riset secara permodelan, desain dan prediksi.  Secara spesifik dia menyebutnya sebagai farmaco modelling. Peneliti menggunakan analisis big data dan machine learning dari basis data HerbalDB. Sebanyak 1.377 senyawa herbal dipetakan dengan metode struktur dan ligand kemudian hasilnya dikonfirmasi menggunakan metode permodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas antivirusnya, termasuk virus corona.

“Dari metode tadi, riset dilakukan sendiri-sendiri tapi tujuannya sama (yakni) mencari mana yang berpotensi, bisa jadi kandidat senyawa yang disarankan. Prediksi dilakukan dengan komputer (bahwa) ada senyawa-senyawa yang punya potensi cukup baik. Jambu biji ini muncul di hasil analisa kami,” jelas Rafika dalam konferensi pers di gedung FK UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Mengapa jambu biji?

Dia berkata dari beberapa tanaman yang masuk analisa, jambu biji dianggap mudah diterima masyarakat (acceptable). Sebenarnya ada jenis tanaman lain termasuk aster, kangkung pagar, dan mengkudu. Namun jambu biji adalah buah yang ditemukan sehari-hari, cara konsumsi mudah baik dimakan langsung atau dibuat jus juga memiliki rasa yang mudah diterima lidah.

Selain jambu biji, peneliti melihat daun kelor dan kulit jeruk juga punya potensi. Tanaman ini mengandung senyawa-senyawa yang diprediksi bisa bantu mencegah virus corona yakni, golongan senyawa hesperidin, rhannetin, kaempferol, kuersetin, dan myricetin.

“Prediksi ini didukung riset terdahulu. Jambu biji, tapi bukan jambu biji secara langsung, komponen senyawanya ada yang bisa digunakan pada SARS-Cov. Waktu itu masih uji preklinik (uji laboratorium). Melihat ini, ada kemungkinan bisa jadi alternatif pencegahan,” imbuhnya.

Lebih lanjut lagi dia berkata struktur SARS-Cov memiliki 82 persen kesamaan dengan SARS-Cov-2 alias virus corona. Ada optimisme bahwa jambu biji punya potensi besar bisa membantu atasi virus corona.

Riset multidisiplin yang dibidani oleh Departemen Kimia FK UI, Klaster Bioinformatics Core Facilities IMERI-FKUI, Klaster Drug Development Research Center IMERI FKUI, Labiratorium Komputasi Biomedik dan Rancang Obat Fakultas Farmasi UI, RSUI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB dan Departemen Ilmu Komputer IPB ini masih sebatas prediksi sehingga memerlukan riset lanjutan berupa uji in vitro (uji pada sel), uji pada hewan dan pada manusia.

Namun Dekan FKUI, Profesor Ari Fahrial Syam mengatakan pihaknya optimistis dapat melanjutkan riset dan memberikan sumbangsih bagi dunia kesehatan.

Di sisi lain, Rafika berkata hingga kini belum memungkinkan untuk melakukan riset lanjutan. Peneliti belum memiliki akses untuk memperoleh sampel virus sehingga uji preklinik dan uji klinik belum memungkinkan untuk dilakukan.

“In vitro, uji pada binatang, kemudian pada manusia harus ada virus. Sejauh ini kami belum punya akses,” katanya.[]

Sumber: Cnnindonesia

Tags: Cegah CoronaJambu Biji
Previous Post

Ilmuwan Islandia Klaim Temukan 40 Mutasi Virus Corona

Next Post

Dakwah Islamiah Itu Milik Siapa?

Next Post
Ternyata Para Penjilat Atau Pencari Muka Sudah Ada Sejak Zaman Khalifah

Dakwah Islamiah Itu Milik Siapa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Gayo Lues

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Gayo Lues

30/06/2026
Dosen Psikologi Unimal Fasilitasi Support Group bagi Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Fasilitasi Support Group bagi Korban Kekerasan di Aceh Utara

30/06/2026
Ruhama Tanjong Terima Kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Dayah Aceh

Ruhama Tanjong Terima Kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Dayah Aceh

30/06/2026
Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026
Jerman Diguncang Penembakan Massal, 5 Orang Tewas

Jerman Diguncang Penembakan Massal, 5 Orang Tewas

30/06/2026

Terpopuler

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

29/06/2026

Dua Remaja di Abdya Dikabarkan Hanyut di Laut Ujong Manggeng

Riset UI-IPB: Jambu Biji Diprediksi Bisa Mencegah Corona

Sarjev Ajak Masyarakat Dukung Penampilan Yudi Amirul di Aceh Jazz Fusion

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com