Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Batalkan Latihan Perang dengan Filipina karena Corona

Admin1 by Admin1
28/03/2020
in Internasional
0

Jakarta – Pasukan militer Amerika Serikat telah membatalkan latihan perang tahunan berskala besar dengan Filipina karena pandemi virus corona.

Melansir CNN Philippines, Jumat (27/3), kepala komando Indo-Pasifik AS Laksamana Phil Davidson mengatakan, keputusan untuk membatalkan latihan militer ini dilakukan demi kepentingan para pasukan.

Davidson menyebut pembatalan latihan juga beriringan dengan pembatasan perjalanan yang diberlakukan kedua negara untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Mengingat keadaan luar biasa seputar pandemi Covid-19 dan demi kepentingan kesehatan dan keselamatan pasukan kedua negara, akan bijaksana untuk membatalkan Balikatan 2020,” ucap Davidson.

Latihan Balikatan atau ‘bahu-membahu’ merupakan latihan rutin angkatan bersenjata Filipina. Pasukan militer akan mendapat pelatihan seputar operasi anti-terorisme, perencanaan aksi krisis, dan pengembangan prosedur internal.

Balikatan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 15 Mei dan akan melibatkan lebih dari 10 ribu pasukan dari kedua negara dengan tambahan sedikit rombongan dari Australia.

Dilaporkan AFP, tentara AS yang dilibatkan dalam latihan tahunan tersebut biasanya didatangkan dari pangkalan militer di Jepang dan Korea Selatan.

Pelaksanaan Balikatan juga diatur dalam perjanjian internasional antara kedua negara, yakni Perjanjian Kunjungan Pasukan, yang telah dihentikan sementara oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte sejak Februari lalu. Penangguhan perjanjian tersebut berlaku selama 180 hari sejak pemberitahuan.

“Kami berada dalam waktu yang luar biasa dan jelas kami akan menempatkan banyak orang dalam bahaya seandainya kami melaksanakan Balikatan,” kata direktur latihan Filipina, Laksamana Muda Adelius Bordado.

Saat ini AS menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di seluruh dunia, dengan lebih dari 85.500 pasien dan kematian lebih dari 1.200 orang.

Sementara itu, Filipina mengonfirmasi sekitar 700 kasus karena terbatasnya kapasitas pemeriksaan. Selain warga sipil, virus corona juga dilaporkan telah menginfeksi kepala militer Jenderal Felimon Santos.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: amerikafiliphina
Previous Post

Pasien Corona di Iran Bertambah 2.926 dalam Sehari

Next Post

Betapa Perlunya Sensitivitas Dan Kepekaan Dalam Hubungan Sosial

Next Post
Ternyata Para Penjilat Atau Pencari Muka Sudah Ada Sejak Zaman Khalifah

Betapa Perlunya Sensitivitas Dan Kepekaan Dalam Hubungan Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

13/07/2026
KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

Aktivis HAM Aceh Desak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf Temui Presiden Prabowo Terkait Pemulihan Korban

13/07/2026
Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

13/07/2026
UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

13/07/2026
PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com