Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

IPAU Minta Masyarakat Aceh Jangan Panik, Patuhi Imbauan dan Edaran Pemerintah

Admin1 by Admin1
30/03/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) mengajak masyarakat tidak panik menghadapi kondisi darurat penanganan penyebaran virus corona (Covid 19) yang ditetapkan jadi Pandemi Global, harus dilawan dengan melakukan upaya pencegahan yang sudah ditentukan.

Ketua IPAU, Saifullah mengatakan masyarakat supaya tetap tenang, berikhtiar dan tawakkal kepada Allah SWT dan tetap mematuhi imbauan dan edaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah demi menjaga kesehatan dan menyelamatkan nyawa.

“Mari berikhtiar dan tawakkal, patuhi aturan pemerintah dan imbauan ulama, ikuti protokol penanganan Covid 19 dan berikan edukasi kepada masyarakat atau komunitas melalui media sosial dengan menjaga sosial distancing,” kata Saifullah di Banda Aceh, Senin (30/3/2020).

Menurutnya, saat ini pemerintah sedang fokus pada pencegahan wabah Corona, semua element harus mendukung upaya ini sehingga bala virus ini dapat segera berakhir.

“Mari melakukan sesuatu yang dapat membantu masyarakat, memberikan edukasi, seperti edukasi berbasis.komunitas dan tidak menebarkan berita hoaks,” ajaknya.

Saifullah menjelaskan, masyarakat harus memastikan lingkungan tempat tinggalnya bersih, mencuci tangan secara teratur serta  menerapkan etika batuk dan bersin.

“Pastikan sekitar kita, tempat-tempat umum gampong dalam kondisi bersih, baik dengan melakukan penyemprotan disinfektan di masjid atau meunasah misalnya,” sebutnya.

Melalui perangkat atau Satgas gampong, dapat juga mendata dan melaporkan apakah ada warga yang masuk dari luar daerah terjangkit, Jakarta atau Malaysia.

“Karena potensi penyebaran virus corona dari mereka yang baru pulang dari luar daerah itu sangat tinggi dan rentan, harus dapat dikontrol, isolasi mandiri minimal harus dilakukan yang bersangkutan selama 14 hari, supaya tidak menjadi momok yang menakutkan ketika penyebarannya sudah sulit dihindari,” jelas Saifullah.

“Ayo kita galakkan berdiam diri dirumah, sambil bekerja atau beribadah, menjaga jarak atau social distancing itu sangat penting. Bukan hanya menjaga diri sendiri dari infeksi virus Corona, tetapi juga menjaga orang lain agar tidak tertular dari orang-orang yang merasa sehat, namun secara tidak sadar membawa virus dan dapat menularkan kepada orang lain,” sebutnya.

Saifullah juga mengingatkan tetap menjaga kesehatan, keselamatan diri, keluarga dan masyarakat sekitar agar terhindar dari virus, berdiam diri di rumah akan memutuskan mata rantai penularan virus tersebut.

Selain itu, ia meminta Pemerintah Aceh untuk mengambil kebijakan strategis terhadap penanganan penyebaran virus corona di Aceh.

“Secepat mungkin pemerintah untuk bertindak, sebelum semuanya terlambat, segera untuk mencari solusi melakukan penutupan semua akses transportasi, baik darat, laut dan udara, sehingga tidak ada lagi yang masuk dan keluar dari Aceh,” harapnya.

IPAU berharap pemerintah menyediakan kelengkapan kepada paramedis yang berada di garda terdepan dalam menangani pasien Corona.

Sebelumnya, IPAU juga berpesan kepada masyarakat Aceh dan pemuda Aceh agar membatasi diri atau tidak berlama-lama di warung kopi.[]

Tags: IPAU
Previous Post

Peta Dampak Pandemi Corona Terhadap Ekonomi Global Sejauh Ini

Next Post

Mahasiswa Minta Pemerintah Tutup Jalur Masuk ke Aceh

Next Post

Mahasiswa Minta Pemerintah Tutup Jalur Masuk ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

IPAU Minta Masyarakat Aceh Jangan Panik, Patuhi Imbauan dan Edaran Pemerintah

30/03/2020

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com