Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Mudik Massal Jalan Kaki di India Akibat Lockdown Telan Korban Jiwa

Atjeh Watch by Atjeh Watch
30/03/2020
in Internasional
0

India – Seorang perantau di India, Ranveer Singh, yang berusia 40 tahun dilaporkan meninggal ketika berjalan kaki untuk pulang kampung di masa pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) untuk mencegah penyebaran virus corona.

Seperti dilansir CNN, Senin (30/3), kejadian tragis itu terjadi pada Sabtu (28/3) pekan lalu. Saat itu Ranveer yang bekerja sebagai tukang antar di Ibu Kota New Delhi terpaksa pulang ke kampungnya di Negara Bagian Madhya Pradesh.

Penerapan lockdown yang dilakukan di seluruh India membuat hampir seluruh badan usaha tutup. Para karyawan juga akhirnya menganggur.

Selain itu, moda transportasi umum berhenti beroperasi. Hanya beberapa yang masih dibolehkan berjalan.

Pada akhir pekan lalu pemerintah New Delhi memutuskan memulangkan para perantau tersebut dengan alasan mencegah penyebaran virus corona. Namun, mereka tidak memberikan tambahan moda transportasi.

Alhasil para perantau tersebut harus pulang dengan menyewa truk atau kendaraan lain secara bersama-sama rekan mereka yang satu tujuan. Sedangkan sebagian malah terpaksa berjalan kaki, termasuk Ranveer.

Menurut saksi, Ranveer jatuh pingsan di Kota Agra, sekitar 215 kilometer dari New Delhi. Padahal, jarak yang harus ditempur Ranveer untuk mencapai kampung halamannya di Distrik Morena, Madhya Pradesh mencapai sekitar 288 kilometer.

Seorang penjaga toko di jalan lintas provinsi yang melihat Ranveer pingsan langsung membantunya. Dia juga memberi teh dan makanan kepada Ranveer.

Saat itu, Ranveer mengeluh dadanya sangat sakit. Tidak lama kemudian dia mengembuskan napas terakhir.

“Menurut hasil autopsi usai kematian menunjukkan dia meninggal akibat serangan jantung tetapi kami meyakini hal itu dipicu kelelahan akibat menempuh perjalanan yang sangat panjang,” kata seorang opsir polisi, Arvind Kumar.

Pemerintah pusat India lantas memutuskan pemulangan penduduk besar-besaran ke kampung halaman mereka saat penerapan lockdown adalah bentuk pelanggaran. Mereka lantas mendesak seluruh negara bagian untuk menjamin makanan dan tempat tinggal bagi para perantau yang tidak bisa pulang dan tak punya pendapatan karena tempat usaha mereka harus tutup sementara saat lockdown.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada akhir pekan lalu sempat menyampaikan permohonan maaf kepada penduduk India yang merasa kecewa dan kesulitan akibat pemberlakuan lockdown.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tercatat ada 979 kasus virus corona di India, dengan 25 orang di antaranya meninggal.

Sedangkan dari data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, ada 1.071 kasus virus corona di India. Dari jumlah tersebut ada 29 orang meninggal, dan 100 pasien sembuh.[]

Sumber: Cnnindonesia.com

Tags: Lockdown India
Previous Post

Vietnam Minta Produsen Lokal Buat 5 Juta Masker per Hari

Next Post

Unair Bantah Temukan Suplemen Penangkal Virus Corona

Next Post

Unair Bantah Temukan Suplemen Penangkal Virus Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hari Santri Diminta Jadi Momen Memperkuat Ilmu

Hari Santri Diminta Jadi Momen Memperkuat Ilmu

23/10/2026
Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

23/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 23

23/10/2026
Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

23/10/2026
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

23/10/2026

Terpopuler

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

22/10/2026

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Wakili Abdya, Penggerak HAM Suak Nibong Ikuti Rakor Nasional Desa Sadar HAM

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Magister Kesehatan Masyarakat FK-USK Kunjungi PT PIM, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com