Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Ilmuwan Kembangkan Gelas Plastik dari Kulit Kepiting

Atjeh Watch by Atjeh Watch
31/03/2020
in Teknologi
0

Sekelompok ilmuwan di Kanada telah mengembangkan rencana untuk mengubah spesies invasif yang dikenal dengan nama kepiting ‘supervillain’ menjadi gelas dan alat makan yang dapat menggantikan plastik. Peneliti akan menggunakan kulit mereka untuk membuat material yang kuat tapi biodegradable.

Proyek yang dikembangkan oleh Audrey Moores, ahli kimia dari McGill University ini, bertujuan mengatasi populasi kepiting hijau yang terus bertambah dan mewabah di pantai-pantai Taman Nasional Kejimkujik, Nova Scotia, sejak 1980-an.

Menurut Fisheries and Oceans Canada, kepiting hijau Eropa sendiri merupakan satu dari sepuluh spesies yang tidak diinginkan di dunia. Pasalnya, kepiting pantai yang sangat tangguh ini telah merusak lingkungan laut. Tingkat reproduksinya sangat tinggi sehingga betinanya dapat menghasilkan lebih dari 175 ribu telur selama hidupnya–memungkinkan mereka menguasai habitat dengan sangat cepat. Inilah yang menjadi alasan mengapa kerang hijau Eropa disebut sebagai spesies invasif.

Oleh sebab itu, sangat bagus ketika spesies invasif dapat memberikan manfaat bagi lingkungan. Dengan membuat alat makan dan minum dari kulit kepiting ‘supervillain’, Moores ingin melindungi taman nasional sekaligus mengurangi jumlah sampah plastik di lautan.

Bersama timnya, ia mengumpulkan kepiting hijau Eropa dan mengolah cangkangnya dengan menghancurkannya hingga menjadi seperti debu, kemudian mencampur dengan bubuk spesial.

Dengan melakukan hal tersebut, mereka mampu mengekstrak zat kimia bernama kitin yang dapat digunakan sebagai dasar material kuat yang mampu menggantikan plastik.

Sejauh ini, proyek Moores berhasil memproduksi struktur yang sangat kuat seperti kaca. Harapannya, material tersebut dapat dicetak sehingga bisa digunakan menjadi cangkir dan peralatan makan yang ramah lingkungan.

Ini merupakan pertama kalinya ada metode membuat ‘plastik’ yang tidak memakai bahan beracun dan berbahaya dalam produksinya. Apa yang dilakukan Moores berbeda dengan metode sebelumnya yang menggunakan asam klorida untuk mengekstrak kitin dari cangkang kepiting–menghasilkan sejumlah besar limbah dalam prosesnya.

“Jika kita bisa membuat spesies invasif menjadi solusi atas polusi plastik yang sedang kita hadapi, saya rasa itu akan menjadi inovasi yang sangat bagus,” kata Moores.[]

Sumber: nationalgeographic

 

Tags: Gelas PlastikKepiting
Previous Post

Plt Gubernur Semangati Tim Medis di Ruang Pinere

Next Post

Pimpin Rapat SKPA Melalui Telekonferensi, Nova Minta Perbanyak Westafel

Next Post

Pimpin Rapat SKPA Melalui Telekonferensi, Nova Minta Perbanyak Westafel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

12/02/2026
Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

12/02/2026
UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

12/02/2026
Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

Pemkab Pijay Terima Rp4,9 Miliar Bantuan Presiden untuk Meugang Korban Terdampak Bencana

12/02/2026
Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

12/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

Pengurus KONI Abdya Dilantik, Zulkarnaini Sebagai Ketua Umum

Isu Nikah Pejabat Aceh Mengemuka, Muadi Buloh: Jangan Alihkan Fokus dari Akuntabilitas Publik

Di Pelantikan KONI Abdya, Dr. Safaruddin: Terimakasih Kepada Rusman dan Jufri Yusuf

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com