Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (71)  

Admin1 by Admin1
08/04/2020
in Cerbung
0
Wasiet (65)

IBNU akhirnya balik kiri dan pulang ke kos di Kahju. Hari ini, ia memutuskan untuk tak berjualan di Warkop Pinggir Kali.

Jantungnya berdetak kencang. Ia benar-benar tak menyangka jika Riska tega mengkhianati dirinya. Ibnu gelisah. Ia berulang kali menyakinkan diri bahwa apa yang dilihatnya tadi hanya halusinasi. Hanya ketakutannya yang berlebihan dan itu tidak benar adanya.

Ibnu mencoba tidur. Namun matanya tak juga bisa terpejam. Momen Riska memeluk pria berpakaian loreng terus berulang di matanya.

Ada trauma yang mendalam setiap kali ini melihat baju loreng. Kisah kelam di masa lalu kembali melintas di-ingatannya. Suara letusan senjata bergema seolah nyata. Darah yang mengalir di bajunya saat Budi roboh di depan mata.

Penculikan paksa abangnya Raman. Mayat pamannya yang ditarik dalam karung di sungai Arakundo. Rumahnya yang tinggal puing. Tangisan sang ibu yang memeluk jasad ayahnya. Suara jeritan warga seolah melintas satu persatu di ingatannya.

Ibnu mencoba menutup telinga dan mata. Namun bayangan itu terus berulang satu persatu.

Matanya tiba-tiba berkunang-kunang. Ia kemudian jatuh tak sadarkan diri.

Saat terbangun, ia sudah berada di kasur. Ada Ahmadi yang duduk di kursi sisi kiri ranjang. Sosok itu sudah bersaling baju seperti biasa. Wajahnya tiba-tiba ceria saat melihatnya terbangun.

“Untunglah Nu, kamu sudah terbangun. Aku panic tadi saat melihatmu tertidur di atas lantai. Ternyata kamu pingsan,” kata Ahmadi.

“Kau pingsan hampir 6 jam,” ujar Ahmadi lagi.

Ibnu memandang keluar jendela, ternyata hari sudah gelap. Suasana tenang dan tak terdengar lagi suara kendaraan yang biasanya lalu lalang di depan kos mereka. Jam sudah menunjukan pukul 00.43 WIB.

Ibnu tertunduk lesu. Ingatannya tentang baju loreng kembali terlintas di kepalanya.

“Riska beberapa kali menelponmu dari tadi. Apa yang sebenarnya terjadi,” tanya Ahmadi kemudian. Ahmadi yakin bahwa apa yang sedang terjadi dengan Ibnu ada hubungannya dengan Riska.

Ibnu melihat handphone miliknya. Ada 13 kali panggilan masuk dari Riska yang terabaikan selama dirinya tak sadarkan diri.

“Nu, apa sebenarnya yang terjadi. Kalau kau menganggapku sahabatmu, tolong ceritakan,” kata Ahmadi lagi.

Ibnu terdiam. Ia tidak bisa berkata-kata. Ahmadi kemudian menyuguhkannya segelas air putih. Ibnu meneguknya sampai habis.

“Aku melihat Riska memeluk pria berbaju loreng,” ujar Ibnu kemudian.

Ahmadi terdiam. Yang dikhawatirkannya akhirnya terjadi. Ahmadi yakin jika pria berbaju loreng yang dilihat oleh Ibnu adalah ayah Riska sendiri. Gadis itu tak mungkin mengkhianati Ibnu soal perasaan. Riska bahkan rela dan memohon kepada ayahnya untuk tidak hadir ke acara wisudanya agar tak bertemu dengan Ibnu.

Namun scenario tuhan ternyata berjalan di luar kehendak manusia.

“Aku sudah tahu Nu. Tapi ia tidak pernah mengkhianatimu,” ujar Ahmadi tiba-tiba.

Kening Ibnu berkerut. Ia seolah membutuhkan penjelasan tambahan dari Ahmadi.

“Itu ayahnya. Ayah Riska adalah seorang tentara. Sama seperti Raina,” ujar Ahmadi lagi. Penjelasan Ahmadi seolah sambaran petir di telingan Ibnu. Ia terkejut dan jantungnya kembali berdetak kencang.

[Bersambung]

Tags: wasiet
Previous Post

Aceh Tunggu Putusan Ulama soal Pelaksanaan Tarawih di Tengah Corona

Next Post

“Bantuan Sosial dari Pemerintah Aceh Harus Disegerakan”

Next Post
“Bantuan Sosial dari Pemerintah Aceh Harus Disegerakan”

“Bantuan Sosial dari Pemerintah Aceh Harus Disegerakan”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

05/06/2026
18 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Kematian

18 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Kematian

05/06/2026
PN Banda Aceh Jatuhkan Pidana Pelayanan Masyarakat kepada Anak Pelaku Pencurian

PN Banda Aceh Jatuhkan Pidana Pelayanan Masyarakat kepada Anak Pelaku Pencurian

05/06/2026
Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

05/06/2026
Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

05/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

Wasiet (71)  

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com