Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Protes Anti-Lockdown di AS Didukung Konglomerat

Admin1 by Admin1
26/04/2020
in Internasional
0
Protes Anti-Lockdown di AS Didukung Konglomerat

Aksi demonstrasi menentang lockdown di AS. FOTO/Reuters

WASHINGTON – Aksi demonstrasi di beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS) terhadap apa yang diklaim warga sebagai tindakan kejam yang diberlakukan oleh gubernur dari Partai Demokrat untuk mengekang penyebaran Covid-19, mendapat dukungan dari elit politik dan bisnis. Demonstrasi ini, menurut pengamat, dijadikan sebagai senjata sayap kanan terhadap ancaman yang dirasakan dari gagasan sayap kiri.

Demonstran mengklaim bahwa tindakan penguncian yang dilakukan oleh pemerintah negara bagian melanggar hak-hak mereka yang dilindungi secara konstitusional dengan mendikte apa yang mereka dapat dan membatasi kebebasan sipil mereka.

Presiden AS, Donald Trump melalui akun Twiiternya menunjukkan dukungannya kepada para demonstran dengan menyerukan negara bagian untuk menghapus perintah tinggal di rumah terkait dengan Covid-19.

Partai Republik, serta berbagai pendukung miliarder seperti keluarga DeVos, mencoba untuk memberikan tekanan sayap kanan pada negara di saat semua momentum berjalan ke arah yang mengatakan harus ada layanan kesehatan nasional.

Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh BuzzFeed News, demonstrasi di Michigan diselenggarakan oleh Koalisi Konservatif Michigan dan Dana Kebebasan Michigan, yang memiliki hubungan dengan keluarga Menteri Pendidikan Trump, Betsy DeVos. Michigan Freedom Fund didirikan oleh Greg McNeilly, penasihat keluarga DeVos.

Keluarga DeVos juga termasuk Eric Prince, mantan petinggi Angkatan Laut AS yang mendirikan perusahaan kontraktor keamanan Blackwater USA yang terkenal dengan tentara yang disewa untuk melakukan sejumlah pekerjaan di Irak.

“Jadi, saya pikir demonstrasi ini tidak boleh dibaca sama seperti menentang karantina. Saya pikir apa yang sebenarnya mereka lakukan adalah menentang apa yang dibuat oleh para pemrotes untuk dianggap sebagai inisiatif demokratis, inisiatif sosialis atau bahkan inisiatif komunis, kata pengamat dari Hobart and William Smith, Jodi Dean, seperti dilansir Sputnik.

“Ini sedang dimobilisasi, karena orang-orang merasakan tekanan akan perlunya dukungan nasional yang kuat untuk rumah tangga dan keluarga dan orang-orang yang kehilangan pekerjaan dan menjadi sakit karenanya. Jadi, saya pikir ini adalah taktik sayap kanan, dan ini adalah taktik yang dimiliki para miliarder untuk memberikan tekanan sebelum Kongres kembali,” sambungnya.

Menurut Dean, salah satu alasan ada begitu banyak dukungan untuk sosialisme dari milenium bukan hanya karena kehidupan mereka telah hancur oleh ketidaksetaraan kapitalisme, tetapi karena mereka telah tumbuh di masa ketika segala sesuatu yang dapat mendukung kehidupan mereka, telah secara luas dijelekkan sebagai sosialis dan komunis.

“Mungkin itu terjadi pada beberapa orang, retorika mengubah mereka melawan keadilan atau kesehatan dan keselamatan, tetapi saya pikir bagi banyak orang, itu akan menjadi kebalikannya, dan itu akan menjadi bumerang,” tukasnya.

Sumber: Sindonews

Tags: amerikademontrasi anti lockdownLockdown
Previous Post

China Perkuat Pengaruh di PBB

Next Post

DPW Partai Aceh Kabupaten Pidie Gelar Sunatan Massal

Next Post

DPW Partai Aceh Kabupaten Pidie Gelar Sunatan Massal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

Oknum Polisi Terduga Perampok Toko Emas di Aceh Selatan Diduga Bermotif Tekanan Ekonomi

19/07/2026
Masuk Daftar Penerima Pemred Award 2026 dari Aceh, Dr. Musriadi Raih Penghargaan Bidang Komunikasi Publik

Masuk Daftar Penerima Pemred Award 2026 dari Aceh, Dr. Musriadi Raih Penghargaan Bidang Komunikasi Publik

19/07/2026
Ismawardi Minta Panitia Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Walikota Pisahkan Penonton Pria dan Wanita

Ismawardi Minta Panitia Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Walikota Pisahkan Penonton Pria dan Wanita

19/07/2026
Mahasiswa KKN USK Meriahkan Senam Rutin di Puskesmas Bandar Baru

Mahasiswa KKN USK Meriahkan Senam Rutin di Puskesmas Bandar Baru

19/07/2026
Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

19/07/2026

Terpopuler

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

19/07/2026

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

Siapa Sebenarnya Sosok Kapolres Abdya yang Baru, Ini Profil AKBP Ade Gita Rachmadi

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com