Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

KMPAN Desak Pengawasan Satgas DPRA Terhadap Kinerja Pemerintah Aceh Dievaluasi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
01/05/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Memasuki minggu keempat sejak rapat perdana Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Aceh yang dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN) mempertanyakan keseriusan dan progres kerja dari Satgas Pengawasan DPRA dalam mengawal kinerja pemerintah Aceh.

“Sampai hari ini sudah 3 Minggu, terhitung sejak rapat perdana yang dilaksanakan pada 9 April 2020. Selama tiga minggu ini kita belum melihat kinerja pengawasan yang signifikan dari Satgas bentukan DPRA yang terdiri dari 22 orang lintas fraksi,” kata Sekretaris Jenderal KMPAN, Fadhli Espece, Jumat (1/5)

Menurutnya, selama ini DPRA terkesan abai terhadap dagelan dan intrik politik yang dipertontonkan oleh pemerintah Aceh. Selaku lembaga negara yang diberikan mandat oleh rakyat, DPRA harus serius dalam melakukan pengawasan terhadap hak-hak rakyat.

“Publik butuh penjelasan tentang hasil pengawasan terhadap kinerja pemerintah Aceh selama wabah covid-19 ini. DPRA perlu mengungkapkan ke publik apa saja hasil yang sudah ditemukan oleh Satgas DPRA selama 3 minggu masa pengawasan ini,” tegasnya.

Fadhil menilai, pengawasan ini sangat urgen. Apalagi anggaran rakyat yang dulu dikucurkan oleh pemerintah 1.7 Triliun kini dapat mencapai angka 4 Triliun setelah keluarnya SKB Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ dan 177/KMK.07/2020.

“Jumlah anggaran yang fantastis ini sangat rawan dan berpotensi terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan. DPRA harus mengawal ketat oknum-oknum yang gemar sunat anggaran. Jangan sampai Pemerintah Aceh sudah pokle’k sana pokle’k sini DPRA diam saja tak tau apa apa,” ujarnya.

“Kami berharap kinerja pengawasan DPRA jangan sampai sama seperti Organisasi Kampus, LSM, atau Paguyuban Daerah. DPRA memiliki kewenangan dan kekuasaan yang besar dalam menjalankan tugasnya. Jika DPRA mencla-mencle berarti rakyat sudah rugi menggaji wakilnya mahal-mahal,” tambah Sekjen KMPAN.

KMPAN menilai, sejauh ini Pemerintah Aceh masih sangat tertutup dalam penggunaan anggaran covid-19. Perilaku ini memberikan kesan buruk kepada publik, seakan-akan ada permainan dalam mengelola dana umat, padahal saat ini kita sedang dalam bencana.

“Jika memang perlu, silakan DPRA mengultimatum pemerintah Aceh karena tidak transparan dalam pengelolaan anggaran untuk penanganan dan pencegahan covid-19 di Aceh. Tindakan Pemerintah Aceh yang mengabaikan hak-hak DPRA adalah bentuk pelecehan terhadap kedaulatan lembaga wakil rakyat,” tutup Fadhil.

Tags: Anggaran Covid-19KMPAN
Previous Post

Update Corona di Indonesia Per 1 Mei: 10.551 Positif, 1.591 Sembuh, 800 Meninggal

Next Post

Ketua Komisi VI DPRA Minta Anggaran Dayah Tidak Dipangkas

Next Post
Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadhan, Pemerintah Aceh Diminta Gelar Operasi Pasar

Ketua Komisi VI DPRA Minta Anggaran Dayah Tidak Dipangkas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com