MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya membuka Tailor Made Training (TMT) Pelatihan Kerja Tahun 2026 dengan melibatkan 224 peserta. Program ini menyasar lima bidang keterampilan yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi pekerjaan maupun usaha mandiri.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Pidie Jaya, Azhariadi atau Ari Khan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka akses terhadap peluang ekonomi.
“Pelatihan ini kita arahkan agar peserta memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri. Jadi, bukan hanya mengikuti pelatihan, tetapi bagaimana keterampilan tersebut nantinya memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Azhariadi (Ari Khan).
Menurutnya, pemerintah memilih sejumlah bidang pelatihan yang dekat dengan kebutuhan dan potensi ekonomi masyarakat.
Sebanyak lima jenis pelatihan diberikan, yakni menjahit, komputer, tata boga khusus roti dan kue, digital marketing, serta tata rias.
“Setiap bidang memiliki peluang masing-masing. Karena itu, peserta diharapkan serius mengikuti seluruh proses pelatihan sehingga keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan setelah pelatihan selesai,” katanya.
Pembukaan TMT Pelatihan Kerja Tahun 2026 berlangsung Senin, 10 Agustus 2026, di Aula Cot Trieng, Kantor Bupati Pidie Jaya. Program tersebut dilaksanakan Pemkab Pidie Jaya melalui Dinas Sosial P3A bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Sebanyak 224 peserta telah melakukan registrasi sejak Selasa, 4 Agustus 2026, di Gedung Tgk Chik Pante Geulima, Kompleks Perkantoran Bupati Pidie Jaya.
Azhariadi menegaskan, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan.
“Yang paling penting adalah hasil setelah pelatihan. Kita ingin peserta memiliki kemampuan yang bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan, baik melalui pekerjaan maupun usaha sendiri,” ujarnya.
Program tersebut mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi, Membuka Peluang, Membangun Kemandirian Ekonomi Masyarakat.”[Mul]









