Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Bayi 9 Bulan Asal Aceh Tenggara yang Reaktif Rapid Test Meninggal

Admin1 by Admin1
10/05/2020
in Lintas Tengah
0
Diperbesar 2 Juta Kali, Ini Momen Virus Corona Serang Sel Sehat

momen virus corona menginfeksi sel sehat dalam sampel di laboratorium di bawah perbesaran mikroskop dua juta kali oleh tim peneliti Oswaldo Cruz Foundation, Brazil. Dailymail

KUTACANE- Seorang bayi berusia sembilan bulan meninggal dunia pada Jumat (8/5/2020) setelah mengalami gejala batuk dan sesak napas selama empat bulan.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Aceh Tenggara, Zul Fahmi, mengatakan bayi itu meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan, Sumatera Utara.

Sebelumnya bayi itu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Sahudin Kutacane, Aceh Tenggara.

“Akhirnya meninggal dunia Jumat sekitar Pukul 14.00 WIB. Sempat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif,” kata Zul Fahmi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Saat ini orangtua bayi itu dan petugas medis yang sempat merawatnya sudah menjalani isolasi di RSUD Sahudin Kutacane.

“Empat orang yang berinteraksi dengan bayi, termasuk keluarga langsung kita rawat di ruang isolasi sembari menunggu hasil swab,” ucap Zul Fahmi.

Aceh Tenggara merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang belum ditemukan kasus Covid-19.

Zul Fahmi mengatakan, hingga Sabtu (9/5/2020) belum ada pasien dalam pengawasan (PDP), dan pasien positif Covid-19 di Aceh Tenggara.

“Beberapa bulan lalu pernah ada 1 orang WNA yang memiliki gejala covid-19, namun setelah dicek secara medis, pasien tersebut tidak terpapar virus corona dan sudah diperbolehkan kembali beraktivitas,” sebut Zul Fahmi.

Zul Fahmi Jjuga mengatakan, ada puluhan orang dalam pemantauan di Aceh Tenggara. Mereka kini masih menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Halaman Selanjutnya

Sumber: kompas.com

Previous Post

Djoko Santoso, Jenderal yang Low Profil dan Sederhana

Next Post

Pengelolaan Anggaran di Dinas Dayah Dinilai Masih Serampangan

Next Post
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Pemerintah Aceh Tangani Covid-19

Pengelolaan Anggaran di Dinas Dayah Dinilai Masih Serampangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

04/08/2026
Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026
Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

03/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Bayi 9 Bulan Asal Aceh Tenggara yang Reaktif Rapid Test Meninggal

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com