Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Taufiq A. Rahim: Iklim Investasi di Aceh Tidak Sehat

Admin1 by Admin1
16/05/2020
in Ekonomi
0
Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan, Pengamat Sebut Perlu Regulasi

BANDA ACEH – Pengamat politik Aceh, Taufiq A. Rahim, mengatakan iklim investasi Aceh sedang tidak sehat, serta tidak menjamin keberadaan industri baru di Aceh.

Hal inilah akhirnya yang mengakibatkan sejumlah investor angkat kaki dari Aceh. Salah satunya seperti yang terjadi di Kawasan Industri Aceh (KIA) yang berada di Ladong, kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

“Masyarakat heboh dengan keputusan Ismail Rasyid dalam bisnis internasional sukses, namun di Aceh harus angkat kaki. Dia mencoba membangun kawasan industri di Ladong Aceh Besar harus berakhir. Hal ini dengan penuh kekecewaan besar, mengangkut peralatan kerjanya serta mengakhiri untuk tidak lagi berinvestasi di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong. Yang setahun lalu dengan cara hingar bingar diresmikan oleh Pemerintah Aceh, tetapi tidak didukung sarana dan prasarana lingkungan untuk kawasan industri, juga kepastian aturan atau qanunnya yang menjamin,” kata Taufiq A. Rahim, kepada atjehwatch.com, Sabtu 16 Mei 2020.

Demikian juga, kata dia, proses industri dalam investasi yang besar, sesungguhnya mesti adanya jaminan keamanan dan yang paling penting lingkungan hidup, juga yang memiliki kesadaran untuk berubah kearah kehidupan yang lebih modern.

Sedangkan yang mendasar sekali persoalan investor dan investasi serta penanam modal enggan membangun industri di Aceh adalah prasarana dan sarana penting seperti, lahan yang tidak feasibel, air bersih, listrik, sanitasi, kondisi lingkungan yang sehat. Namun jika semua dibebankan kepada investor, terlalu banyak biaya (cost) yang terserap terhadap pendukung biaya produktif dari modal yang dipersiapkan akan terkuras. Belum lagi biaya yang tidak terduga lain sebagainya, akan menggaggu perhitungam awal proses produksi dari aktivitas industrinya.

“Iklim investasi tidak bisa berdiri sendiri, juga harus didukung oleh kebijakan pemerintah yang kuat dan sehat, juga lingkungan, prasarana dan sarana, juga pola pikir masyarakat lingkungan telah berubah, modern dan ingin maju. Baik secara ekonomi, sosial-budaya dan politik dan lain sebagainya. Hengkangnya investor menjadi risiko ekonomi dan politik di Aceh, karena iklim investasi tidak sehat,”ujarnya. []

Tags: acehkiaTaufiq A Rahim
Previous Post

Bintang MU Paul Pogba Merasa Lebih Damai Memeluk Islam

Next Post

Sempat Ditunda, KPU akan Buka Lagi Tahapan Pilkada pada 6 Juni

Next Post

Sempat Ditunda, KPU akan Buka Lagi Tahapan Pilkada pada 6 Juni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 9

09/10/2026
PKB Dorong Pansus Ijazah Gibran, Golkar Sebut Hanya Cukup Panggil KPU

PKB Dorong Pansus Ijazah Gibran, Golkar Sebut Hanya Cukup Panggil KPU

09/10/2026
Golkar: Kami Sudah Putuskan Prabowo Capres 2029, Cawapres Nanti

Golkar: Kami Sudah Putuskan Prabowo Capres 2029, Cawapres Nanti

09/10/2026
Negara Kecil di Afrika Ini Jadi Markas Militer Asing Terbanyak Dunia

Negara Kecil di Afrika Ini Jadi Markas Militer Asing Terbanyak Dunia

09/10/2026
Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

08/10/2026

Terpopuler

Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan, Pengamat Sebut Perlu Regulasi

Taufiq A. Rahim: Iklim Investasi di Aceh Tidak Sehat

16/05/2020

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

Plt Sekda Abdya Buka Laser Cup I di Lhung Asan, 30 Klub Tarkam Ambil Bagian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com