Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Usamah: Aktivitas Dayah Sudah Dapat Dimulai Kembali

Admin1 by Admin1
30/05/2020
in Nanggroe
0
Usamah: Aktivitas Dayah Sudah Dapat Dimulai Kembali

Usamah Edmadny

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mempersilakan kembali dayah-dayah di Aceh melakukan aktivitasnya seperti biasa, dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Kebijakan Pemerintah Aceh yang mengizinkan dimulainya kembali proses belajar mengajar di dayah tertuang dalam Surat Gubernur Aceh Nomor 440/7713/2020 tanggal 28 Mei 2020 perihal Kerja Sama Puskesmas dan Dayah Terhadap Protokol Kesehatan di Dayah.

Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, H Usamah El-Madny SAg MM, melalui rilisnya, Jumat 29 Mei 2020.

Seperti diberitakan sebelumnya, karena pandemi virus Corona (Covid-19), Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh melalui surat Nomor 440/234/2020 tanggal 16 Maret 2020, Proses Belajar Mengajar (PBM) di dayah selama ini diliburkan dan santri dipulangkan ke orang tua masing-masing.

Menurut Usamah, kebijakan itu diambil dalam rangka merespons situasi dan kondisi perkembangan Covid-19 setelah berakhirnya kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 di wilayah Aceh sesuai Instruksi Gubernur Aceh Nomor 04/INSTR/2020 tanggal 27 Maret 2020, dimana larangan melakukan semua kegiatan pendidikan yang bersifat mengumpulkan massa berakhir pada tanggal 30 Mai 2020.

“Karena itulah, Pemerintah Aceh mempersilakan kembali dayah-dayah di Aceh melakukan aktivitasnya seperti biasa, dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” ungkap Usamah.

Sehubungan dengan kembali dimulainya PBM di Dayah, menurut Usamah, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, melalui surat tersebut meminta Abu/Abon/Abati/Abiya pimpinan dayah di seluruh Aceh agar sebelum proses belajar mengajar dimulai dapat berkoordinasi dan berkonsultasi dengan bupati/wali kota melalui dinas dayah kabupaten/kota dan Gugus Tugas Covid 19 kabupaten/kota terkait prosedur, mekanisme, dan standar operasional pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid 19 yang harus diberlakukan di lingkungan dayah.

Usamah menambahkan, pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19 di lingkungan dayah menjadi penting–di samping kita terus berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT–dalam rangka bagian dari ikhtiar dan washlilah agar lingkungan dayah khususnya dan Aceh pada umumnya dijauhkan dari bala ini.

Mengenai kapan dayah bisa memulai aktivitas belajar mengajar, Usamah menjelaskan dua hal.

Pertama, sebut Usamah, untuk dayah salafiah, kebijakannya diserahkan pada kebijakan pimpinan dayah setelah terlebih dulu berkoordinasi dengan dinas dayah dan Gugus Tugas Covid-19 di kabupaten/kota masing-masing.

Kedua, kata Usamah lagi, untuk dayah terpadu dan dayah tahfidz yang menggunakan kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama, agar menyesuaikan dengan kebijakan dari kedua instansi tersebut.

Protokol Covid-19 melalui surat tersebut, Plt Gubernur Aceh mengajak dan meminta pimpinan dayah agar sebelum santri, tenaga pendidik dan Kependidikan, tamu, serta pihak lain saat pertama kali memasuki lingkungan dayah, agar terlebih dulu dilakukan pengukuran suhu tubuh.

“Jika ada yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celcius, maka yang bersangkutan untuk sementara waktu tidak diperkenankan masuk kompleks dayah serta direkomendasikan memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan milik Pemerintah,” harap Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh ini.

Dalam rangka membantu pimpinan dayah melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19 di lingkungan dayahnya, tambah Usamah, Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT juga meminta melalui bupati/wali kota agar semua puskesmas di wilayah dayah berada untuk bekerja sama dengan pimpinan dayah memfasilitasi, melaksanakan, dan mengawasi secara kolektif kolegial Protokol Kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 dalam lingkungan lembaga pendidikan tertua di Aceh, ini.

Di samping dukungan tenaga medis dari puskesmas yang berdekatan dengan dayah, menurut Usamah, dalam beberapa hari ini Dinas Pendidikan Dayah Aceh bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Aceh juga akan melakukan rapid test secara representatif pada dayah-dayah di Aceh.

“Ikhtiar ini kita harapkan menjadi spirit penenang bagi santri dalam proses belajar mengajar, serta konfirmasi kepada pihak luar bahwa komunitas dayah Insya Allah lebih patuh menjaga anjuran terkait pencegahan Covid-19,” ujar Usamah El-Madny.

Tags: acehDinas Dayah Acehusamah elmadny
Previous Post

Komisi V DPR Aceh Bakal Panggil Dirut RSUZA Terkait Tarif Rapid dan Swab Tes Selangit

Next Post

Monyet Curi Sampel Darah Pasien Virus Corona di India

Next Post
Monyet Curi Sampel Darah Pasien Virus Corona di India

Monyet Curi Sampel Darah Pasien Virus Corona di India

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

Setelah MUDI, Ma’had Aly Al-Munawarah Ulee Gle Bentuk Program Magister

17/07/2026
Bupati dan Bunda PAUD Aceh Tamiang Minta Orang Tua Batasi Ponsel pada Anak

Bupati dan Bunda PAUD Aceh Tamiang Minta Orang Tua Batasi Ponsel pada Anak

17/07/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Dukung dan Siap Fasilitasi SE2026

Kakanwil Kemenag Aceh Dukung dan Siap Fasilitasi SE2026

17/07/2026
Raih Perunggu di 02SN, Atlet SMAN 8 Unggul Takengon Satu-satunya Bawa Medali ke Aceh Tengah

Raih Perunggu di 02SN, Atlet SMAN 8 Unggul Takengon Satu-satunya Bawa Medali ke Aceh Tengah

17/07/2026
Imigrasi Aceh Deportasi 35 WNA Selama Semester I 2026

Imigrasi Aceh Deportasi 35 WNA Selama Semester I 2026

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com