Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Langka, dalam Sehari Aceh Akan Digempur Gerhana Matahari dan Bulan

Admin1 by Admin1
19/06/2020
in Teknologi
0
Langka, dalam Sehari Aceh Akan Digempur Gerhana Matahari dan Bulan

ilustrasi fenomena alam super langka dua gerhana sekaligus terjadi di ACEH. FOTO/ IST

BANDA ACEH – Fenomena alam super langka dua gerhana akan terjadi sepanjang Juni 2020. Fenomena pertama Gerhana Bulan Penumbra, kedua Gerhana Matahari Parsial dan kedua gerhana itu diprediksi akan melintasi Aceh di waktu yang berbeda.

Gerhana Bulan Penumbra akan melintasi langit Aceh pada Sabtu ini, (20/6/2020). Diperkirakan bisa terlihat antara pukul 00.45 WIB, akan mencapai puncaknya pada pukul 02.24 WIB, dan akan berakhir pada pukul 04.04 WIB.

Sementara itu, Gerhana Matahari Parsial bisa terlihat di langit Aceh, pada Minggu (21/6/2020). Diperkirakan mulai terjadi pukul 13.18 WIB, puncaknya pukul 14.35 WIB, dan berakhir pukul 15.42 WIB.

Tetapi untuk wilayah Afrika bagian Utara, Asia Barat, dan Asia Tengah, akan dilewati Gerhana Matahari Cincin, seperti yang pernah terjadi di Pulau Simeuleu, 26 Desember tahun lalu,” kata Alfirdaus Putra, Ahli Falakiyah Kanwil Kementerian Agama Aceh.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Gerhana Bulan Penumbre tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, karena hanya mampu dipantau menggunakan teleskop astronomi. Sedangkan Gerhana Matahari Parsial bisa dilihat dengan mata telanjang, tetapi diimbau menggunakan pelindung mati

Di sisi lain, Organisasi Persatuan Islam (Persis) juga mengumumkan kabar serupa. Melalui laman resminya, Persis mengatakan bahwa secara global, Gerhana Matahari Cincin akan berlangsung selama 5 jam 48 menit 02 detik, dengan durasi saat puncak gerhana (great eclipse) selama 38,2 detik.

Tidak berbeda dengan data yang dimiliki LAPAN, menurut Persis gerhana akan dimulai dari saat matahari terbit di Republik Kongo, kemudian melintasi Republik Demokratik Kongo, Republik Afrika Tengah, Sudan Selatan, Sudan, Etiopia, Eritrea, Yaman, Arab Saudi, dan Oman.

Lalu berlanjut ke Pakistan, India bagian utara, Tibet, China, Taiwan, dan berakhir di Lautan Pasifik atau di selatan pulau Guam.

Menurut perhitungan Hisab Astronomis Persis, Indonesia tidak dilewati jalur gerhana. Tetapi tetap bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian. Namun, beberapa daerah di Indonesia tidak bisa menyaksikannya gerhana Matahari ini, seperti sebagian daerah Lampung, sebagian daerah Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, sebagain daerah di Jawa Tengah, sebagian daerah di Jawa Timur dan Yogyakarta.

“Durasi gerhana Matahari di Indonesia berkisar antara 6 menit 26 detik s/d 2 jam 26 menit 37 detik,” tulis Persis.

Sumber: Sindonews

Tags: acehfenomena langka di Aceh
Previous Post

NASA Siap Amati Indonesia Saat Berubah Gelap di Siang Hari

Next Post

Kuala Baru Gelar Musyawarah Sambut Kedatangan Abuya Amran Waly

Next Post
Kuala Baru Gelar Musyawarah Sambut Kedatangan Abuya Amran Waly

Kuala Baru Gelar Musyawarah Sambut Kedatangan Abuya Amran Waly

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

05/09/2026
Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

05/09/2026
Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

05/09/2026
Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

05/09/2026
Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

05/09/2026

Terpopuler

Langka, dalam Sehari Aceh Akan Digempur Gerhana Matahari dan Bulan

Langka, dalam Sehari Aceh Akan Digempur Gerhana Matahari dan Bulan

19/06/2020

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com